Soal Pergantian Nama Puncak Kerinci Jadi Jokowi, Inilah Tanggapan TNKS
Sudah sebulan ini masyarakat Kabupaten Kerinci banyak mempersoalkan usulan Kabupaten Sosok Selatan
Penulis: hendri dede | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sudah sebulan ini masyarakat Kabupaten Kerinci banyak mempersoalkan usulan Kabupaten Sosok Selatan, Sumbar terkait pergantian nama puncak Gunung Kerinci menjadi Jokowi.
Terutama dari kalangan pecinta alam yang merasa belum pas pergantian nama tersebut.
Menanggapi hal ini pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang memiliki wilayah tersebut, langsung memberikan penjelasan.
Dalam informasi yang disampaikan Balai Besar TNKS, M Arif Toengkagie yang ditujukan kepada OPPA LH Khatulistiwa dibeberkan beberapa poin terkait Gunung Kerinci.
Ari menyampaikan bahwa BB TNKS tidak pernah merubah nama bagian dari Gunung Kerinci yang dikenal dengan sebutan Puncak Kerinci maupun menerima usulan dari pemerintah Kabupaten Solok Selatan atau organisasi manapun untuk merubah nama puncak Gunung Kerinci menjadi puncak Joko Widodo.
Sedangkan foto plakat berwarna kuning dengan tulisan “PUNCAK GN.KERINCI JOKO WIDODO 3805 MDPL” yang menjadi viral di media sosial, menurut TNKS bukanlah plakat resmi yang dikeluarkan oleh BBTNKS.
"Bedasarkan poin di atas, mohon perkenan saudara untuk menyampaikan kepada para penggiat alam pecinta alam bebas serta masyarakat di Provinsi Jambi khususnya Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk tidak terprovokasi dengan isu dan berita yang tidak bertanggung jawab ( HOAX ) yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," demikian informasi yang dikeluarkan 26 Fabruari 2018. (*)