Pilkada Serentak

Dewan Pers Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Media Massa di Pilkada 2018

Memasuki tahun politik tahun 2018, Dewan Pers ingatkan agar insan pers berhati-hati dalam pemberitaan.

Dewan Pers Terima Laporan Dugaan Pelanggaran Media Massa di Pilkada 2018
TRIBUN JAMBI/DEDY NURDIN
Ketua Dewan Pers Yosef Adi Prasetyo 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedy Nurdin

TRIBUNJAMBI.COM - Memasuki tahun politik tahun 2018, Dewan Pers ingatkan agar insan pers berhati-hati dalam pemberitaan.

Ini disampaikan Yosep Adi Prasetyo saat membuka Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Bagi Wartawan Media Massa Se- Indonesia di Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi MK, Cisarua, Bogor, Selasa malam (26/2/2018).

Baca: Pembeli Asal English, Chat dengan Olshop Bikin Ngakak Sosmed. Lha si Mbak, Blue kan Biru

Menurut Yosef tak dipungkiri kian maraknya bermunculan media masa berbasis online menjelang Pilkada 2018 yang berlangsung di 171 Kabupaten Kota dan Provinsi se Indonesia.

"Pilkada banyak media jadi-jadian juga banyak," katanya usai pembukaan kegiatan sosialisasi.

Bahkan tak jarang ada sejumlah pasangan calon yang memiliki media massa hanya untuk menyosialisasikan diri dalam ajang demokrasi 27 Juni 2018 mendatang.

Hal ini lah yang sangat disayangkan, pihak dewan pers juga sampai saat ini sudah menerima sejumlah laporan.

"Sampai siang tadi laporan yang kami terima ada enam laporan, dari Bawaslu dan KPU tentang media masa yang isinya memuat paslon yang berisi kepentingan pencalonan," ujarnya.

"Yang memberi perigatan mereka, harusnya kan kita (Dewan Pers)," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved