Buronan Ini Sempat Bantu Polisi yang Nyasar di Kebunnya, Wah Kok Bisa?
Tersangka Sukir ditangkap di pondok di Desa Jirak, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Kamis (22/2/2018)
Baca: Tema Wallpaper Disesuaikan Kondisi Ruangan
Begitu sampai di sekolah dan ingin masuk ke ruang guru ternyata pintu ruangan sudah terbuka dan kunci dalam keadaan rusak. Melihat itu Triono lalu masuk ke ruangan dan melihat kipas angin, mesin genset dan dispenser sudah hilang.
Kemudian Triono melaporkan kejadian tersebut kepada kepala sekolah dan kepala SDN 23 Talang Ubi melaporkan ke Polsek Talang Ubi.
Setelah lama menghilang, keberadaan tersangka Sukir tanpa sengaja diketahui, bahkan sempat menunjukan jalan keluar setelah petugas sempat tersesat.
Tersangka Sukir mengakui jika dirinya bersama dua rekannya telah membobol SDN 23 Talang Ubi. Ketika itu mereka berhasil membawa kabur mesin genset, dispenser dan kipas angin.
Baca: All New Honda CB150 Verza, Full Digital
Baca: Sakit Perut dan Langsung Pergi ke Dokter, Belum Sampai RS Sesuatu Keluar dari Perutnya
Baca: Pengakuan Blak-blakan Baim Wong Pernah Pakai Narkoba, Hingga Alasannya Berhenti
"Kami buka pintu sekolah itu pakai obeng. Karena memang, pintunya mudah dibuka. Barang-barang itu belum sempat dijual karena dua kawan aku sudah tertangkap. Makanya barang-barang itu kami kembalikan lagi," akui Sukir.
Kapolsek Talang Ubi, Kompol Suhardiman didampingi Kanit Reskrim, Ipda Nasron Junaidi mengatakan pihaknya sudah lama mencari tahu keberadaan tersangka. Namun, ternyata tersangka justru bisa ditangkap saat pihaknya menangkap tersangka lain.
"Kami tersesat dan bertanya jalan keluar dengan tersangka. Lalu tersangka menunjukan dan kami tidak tahu kalau orang itu buronan kami. Untungnya ada anggota kita yang ingat dan langsung kita tangkap. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut, pelaku dijerat pasal 363," jelas Suhardiman. (aww/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/buronan_20180224_230725.jpg)