Novel Baswedan: Saya Bukan Orang yang Suka Ditakut-takuti
Sudah 10 bulan sejak penyerangan air keras, kini Novel Baswedan akhirnya pulang ke kediamnya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara.
TRIBUNJAMBI.COM - Sudah 10 bulan sejak penyerangan air keras, kini Novel Baswedan akhirnya pulang ke kediamnya di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Baca: Diminta Bicara Dari Hati ke Hati Antara Jokowi dan Novel Baswedan
Baca: Mari Kenalan dengan Alya Nurshabrina, Miss Indonesia 2018, Berikut Daftar Lengkap Pemenang Lainnya
Sempat menunaikan salat ashar berjamaah di Masjid Al-Ihsan sebelum ke kediamannya, tidak ada raut kecemasan yang tampak di wajah penyidik senior KPK tersebut.
"Pada dasarnya saya bukan orang yang suka ditakut-takuti ataupun takut. Jadi diancam-ancam seperi apa enggak terlalu penting bagi saya," ucap Novel di Masjid Al Ihsan, Jakarta Utara, Kamis (22/2/2018).
Baca: Mari Kenalan dengan Alya Nurshabrina, Miss Indonesia 2018, Berikut Daftar Lengkap Pemenang Lainnya
Baca: Rumah Novel Baswedan 24 Jam Siap Dijaga Pria Berseragam Loreng Baret Merah Kokam Muhammadiyah
Ketika itu 11 April 2017, ia tengah berjalan kaki dari masjid menuju rumahnya.
Seketika ada dua orang yang mengendarai sepeda motor yang menyiramkan air keras ke wajah.
Dikawal oleh petugas, penyidik senior KPK menyampaikan jika dirinya hanya fokus kepada proses penyembuhan dirinya.
"Saya fokus ke pada penyembuhan. Selesai pengobatan saya bisa lebih baik saya akan lebih bersemangat," ujar Novel.
Baca: Hasil Lengkap Liga Europa, Tumbang di Kandang Oestersunds Arsenal Tetap Lolos Babak 16 Besar
Baca: Novel Baswedan Dijaga Ketat Hanya Bisa Ditemui Sore Hari, Ini Pengawal yang Akan Menjaganya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/novel-baswedan_20180223_085824.jpg)