VIDEO

Pasca-gempa, Video yang Perlihatkan Dahsyatnya Efek Getaran Beredar. Netizen: Gak Segitunya Juga

Wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa bumi tektonik pada Selasa (23/1/2018), pukul 13:34:53 WIB.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Fifi Suryani
Twitter
Klip video. 

TRIBUNJAMBI.COM - Wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa bumi tektonik pada Selasa (23/1/2018), pukul 13:34:53 WIB.  Guncangan gempa terasa hingga Jakarta.

Sejumlah warga terlihat berhamburan dari gedung dan rumah mereka.

Lewat media sosial, perkembangan terbaru dan laporan berbagai lokasi segera tersiar dan cepat diketahui masyarakat.

Baca: Indonesian Idol 2018-Ditantang Daniel Mananta, Begini Pesona Marion Jola Nyanyikan Mana Lolo Banda

Contohnya ketika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan tips kepada masyarakat dalam menghadapi gempa.

Satu di antaranya, dilansir dari akun Twitter @aniesbaswedan, ia menyarankan masyarakat untuk mencari tempat terbuka yang jauh dari bangunan, tiang listrik, baliho, pohon tinggal, dan sebagainya yang berpotensi roboh.

Gempa bumi pun sempat menempati trending topic hari ini beberapa jam setelah gempa berakhir, Selasa (23/1/2018).

Namun, informasi yang tersebar perlu ditanggapi secara kritis.

Publik tetap harus menaruh rasa was-was pada informasi palsu demi meyesatkan publik.

Begitu juga pada sebuah video yang tersebar di Twitter.

Alih-alih membuat panik, warganet justru tertawa menyaksikannya.

Video tersebut memperlihatkan suasana di warung wakan yang disebut terlihat bersamaan dengan gempa tadi siang.

Baca: KEJAM! Ibu Ini Ikat dan Seret Anaknya di Belakang Motor karena Curi Tabungan Keluarga

Baca: PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN BRI SYARIAH CABANG JAMBI

"Lagi ngopi, eh malah #gempa Sampek segitunya yaa, hati hati kawan ada gempa susulan," tulis @MasHalfy, Selasa (23/1/2018) pukul 13.53 WIB.

Dalam video tersebut yang terlihat justru segelas jus jeruk dan bumbu penyedap rasa di atas meja makan, bukan kopi.

Karena gempa, meja, gelas-gelas dan bumbu yang berada di atas meja ini terlihat terguncang hebat hingga gelas hampir jatuh dari meja.

Suara getaran dari meja terdengar. Air di dalam gelas bak gelombang badai di sana saking kuatnya goyangan.

Namun, warganet mencurigai video berdurasi 10 detik tersebut sebabnya guncangan yang terlihat sangat dahsyat.

Seorang pengguna Twitter menduga di bawah meja tersebut ada orang yang menggoyangnya.

"Gak segitunya juga kali," tulis @ambarlaki.

Pengguna lainnya memerhatikan guncangan botol saus tak sedahsyat guncangan benda lainnya seperti gelas dan botol bumbu di atas meja.

Baca: Ingin Menakuti Anak-anak Pulang Mengaji dengan Kostum Pocong, 4 Remaja Malah Menabrak Polisi

Baca: VIRAL - Para Relawan Ini Ini Peringatkan Rem Blong pada Mobil. Gak Tau Jadinya Nasib Kami Gimana

Baca: Percaya Atau Tidak, Anda Akan Merasakan ini Bila Sering Minum Susu Beruang

Sementara yang lainnya, menganggap kalau gempa tadi terjadi perekam seharusnya menyelamatkan diri.

"Botol saus hanya terdiam minder," tulis @pncarzki.

"Haha. Jadi ada ide bikin Vidio gempa wkwk. Secara pas gempa, boro boro ngevidio. Pipis juga gk cebok wkwk," tulis @saefulhiday4t.

"Itu mah di goyangin mejanya," tulis @mjufri31.

Postingan ini sudah ditonton sebanyak 19,1 ribu kali dan diretweet hingga 117 kali.

Melansir Tribunjabar.com, Selasa (23/1/2018) Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan M=6,1 terjadi dengan koordinat episenter pada 7,23 LS dan 105,9 BT.

"Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 43 km arah selatan Kota Muarabinuangeun, Kabupaten Cilangkahan, Propinsi Banten pada kedalaman 61 km," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, M RIiyadi, melalui rilis yang diterima Tribun Jabar, Selasa (23/1/2018).

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan berpotensi dirasakan di daerah Jakarta, Tangerang Selatan, Bogor, II SIG-BMKG (IV-V MMI).

Baca: Video Hot Gadis ABG Lagi Puaskan Diri Beredar di Kerinci, Pakai Istilah Salam Tiga Hari

Baca: 5 Kota Penghasil Wanita Cantik di Indonesia, Kotamu Termasuk Nggak?

Baca: Malam Pertama, Wanita Ini Berhubungan Intim dengan Tetangganya, Baru Sadar Setelah Pagi

Baca: 3 Tanda Kiamat Sudah Muncul di Makkah, Mungkinkah Kiamat Sudah Dekat

Gempa bumi selatan Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi berkedalaman dangkal.

Diakibatkan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempang Eurasia.

Hingga pukul 13:46 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Kepada masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Cilangkahan dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Berikut videonya:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved