Femallenials

GALERI FOTO: Sangat Tertarik dengan SAD, Amalia si Gadis Jambi Siap Terjun ke Hutan. Ini Alasannya

Suku Anak Dalam merupakan satu di antara kelompok yang hidup di Provinsi Jambi. Secara garis besar mereka hidup di tiga wilayah ekologis

Penulis: Nurlailis | Editor: Fifi Suryani
zoom-inlihat foto GALERI FOTO: Sangat Tertarik dengan SAD, Amalia si Gadis Jambi Siap Terjun ke Hutan.  Ini Alasannya
TRIBUN JAMBI/ALDINO
Amalia Soleha Syaihu

TRIBUNJAMBI.COM - Suku Anak Dalam merupakan satu di antara kelompok yang hidup di Provinsi Jambi. Secara garis besar mereka hidup di tiga wilayah ekologis yang berbeda yaitu di sekitaran Taman Nasional Bukit 30, Taman Nasional Bukit 12 dan wilayah selatan Provinsi Jambi.

Mereka hidup secara nomaden dan mendasarkan hidupnya pada berburu dan meramu. Banyak pula dari mereka yang memilih lahan karet dan pertanian lainnya.

Seiring waktu memang semakin banyak orang yang peduli dengan keberadaan Suku Anak Dalam ini. Yang paling terkenal, Butet Manurung misalnya yang telah ‘mewakafkan’ hidupnya untuk memberikan pendidikan kepada Suku Anak Dalam.

Amalia Soleha Syaihu
Amalia Soleha Syaihu (TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Baca: CPNS 2018 - 3 Formasi Jurusan Ini Paling Banyak Dicari. Cek Berkas, Apakah Kamu Termasuk?

Selain itu, Amalia Soleha Syaihu juga memiliki ketertarikan untuk menjadi relawan dari Suku Anak Dalam. Menurutnya kehidupan Suku Anak Dalam sangat menarik untuk diketahui lebih dalam.

“Di kehidupan kita ini masih ada orang yang hidup di hutan. Sehingga saya tertarik apa sih Suku Anak Dalam itu, apa yang mereka lakukan sehingga mereka bisa bertahan di hutan sementara kita sekarang hidup di dunia yang serba modern,” ujar wanita 22 tahun ini.

Hal itulah yang membuatnya ingin mendaftarkan diri untuk menjadi relawan dari Suku Anak Dalam. Menurutnya Suku Anak dalam itu penting untuk diberikan pendidikan yang layak.

“Yang saya ketahui mereka tertarik dengan dunia pendidikan untuk bisa menulis, membaca, berhitung. Karena ada pihak-pihak yang memanfaatkan ketidaktahuan mereka untuk kepentingan pribadi sehingga mereka memang harus dapat pendidikan yang layak,” kata alumni Fakultas Ekonomi Universitas Jambi ini.

Amalia Soleha Syaihu
Amalia Soleha Syaihu (TRIBUN JAMBI/ALDINO)

Baca: Berjalan di Landasan Pacu Bandara, Pria Ini Ditahan Pihak Keamanan. Kok Senekat Itu Ya?

Baca: Cuaca Berawan, Suhu Dingin dan Hujan Lokal Masih akan Menaungi Wilayah Jambi, Ini Sebabnya

Kaya akan Budaya

 Yang paling mengasikan dari hidup memang adalah berbagi kebahagiaan bersama orang lain, terlebih orang yang membutuhkan.

 Itu juga yang menjadi motivasi Amalia Soleha Syaihu sehingga merasa tertarik menjadi relawan Suku Anak Dalam.

Ia mengatakan yang akan dilakukan ketika nanti jadi relawan adalah mengetahui sudah sejauh mana pengetahuan SAD, sehingga ia bisa menyesuaikan untuk bisa membagi ilmunya.

“Saya siap untuk terjun langsung ke hutannya. Saya benar-benar tertarik degan mereka. Mereka itu kaya akan budaya,” ucapnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved