Pulih dari Sakit Hati alias Move On, Tentu dengan Cara yang Berkelas, Simak Tipenya!

Move on dari mantan kekasih memang butuh usaha yang keras.Apalagi jika hubunganmu sudah berlangsung lama dan sudah memiliki

Editor: Suci Rahayu PK
www.iflscience.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Move on dari mantan kekasih memang butuh usaha yang keras.

Apalagi jika hubunganmu sudah berlangsung lama dan sudah memiliki banyak rencana bersama di masa depan kemudian harus bubar di tengah jalan.

Walau momen patah hati tak mudah dilalui, tapi ada banyak hal yang bisa kita lakukan agar perasaan lebih ringan.

Baca: Hari Ini KPK Jadwalkan Periksa Ketua dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi di Jakarta

Bila orang lain saja bisa bertahan dari patah hati, mengapa kita tidak.

Temukan cara untuk bertahan dan mengatasinya dengan melakukan tips berikut:

Baca: Tanpa Editan, 5 Cara Ini Bisa Membuatmu Terlihat Cantik Natural, Simak deh!

1. Jaga martabat

Ini adalah aturan yang penting. 

Jangan memohon dan merayunya agar ia mau kembali padamu atau menulis status di media sosial yang merengek agar ia kembali. Intinya, jangan rendahkan martabat kamu.

Terima saja fakta bahwa si dia tak lagi mencintaimu. 

Pil pahit ini bukan cuma dialami olehmu, tapi juga jutaan orang lain di dunia. 

Baca: Atur Kendaraan Sambil Bawa Senjata Tajam, Juru Parkir Tua Ini Diamankan Polisi

Memohon, merengek, atau sampai mengancam, tak akan mengubah fakta bahwa ia tak lagi merasa bahagia bersamamu. 

Kalau pun dia bukan milik kita, pasti akan ada penggantinya kok.

2. Jangan impulsif

Belum bisa move on dari patah hati sering mendorong kita untuk bertindak di luar kebiasaan. 

Baca: Sempat Ketawa-Ketawa, Iriana Tak Menyangka Samsir Tewas Gantung Diri

Misalnya saja hura-hura sampai mabuk, boros, atau bahkan ingin mengumbar keburukan si mantan karena kamu masih dendam ditinggalkan.

Saat godaan bersikap impulsif itu muncul, cobalah tenangkan diri agar kamu tak melakukan hal yang akan disesali kemudian. 

Ambil jeda untuk menyendiri dan merelakan si mantan. 

Bila kamu berhasil menahan hasrat impulsif, biasanya proses penyembuhan luka diri akan lebih cepat dan mudah.

Baca: 3 Wanita Ini Mengaku Jadi Korban Aksi Cabul Donald Trump, Ada yang Dipaksa Ciuman di Depan Lift!

3. Bangun kepercayaan diri

Saat harga diri terluka karena diputus atau diceraikan, kita ingin membuktikan pada orang lain kita baik-baik saja, bahwa si mantan sebenarnya rugi mencampakkan kita.

Biasanya ini ditunjukkan dengan mengubah citra di depan orang lain, misalnya melakukan diet, memperbaiki penampilan, dan sebagainya.

Namun, ubahlah niatmu dari ingin membalas dendam menjadi upaya membangun kepercayaan diri. 

Baca: GALERI FOTO: Trans Siginjai Uji Coba Angkut Penumpang Sebulan Penuh, Warga Jambi Ayo Manfaatkan

Dengan demikian kita bisa lebih menghargai diri sendiri dan menikmati hidup.

4. Transformasi personal

Putusnya sebuah hubungan adalah pengalaman belajar terbaik. Memang lebih mudah menyalahkan si mantan untuk kegagalan ini, tapi sebenarnya kita perlu mengevaluasi diri secara jujur untuk mengetahui apa yang diperlukan agar hubungan yang akan dijalin selanjutnya lebih kuat.

Memang perlu waktu untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan, tetapi perpisahan ini bisa membuka kemungkinan Anda untuk mendapat pasangan yang lebih tepat. (Lusia Kus Anna/Kompas.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved