KWH METER USANG

Herdi Bingung, Kok Tagihan Listrik Capai Rp 700 Ribu, Ternyata Ini Penyebabnya

Sejumlah temannya yang juga menggunakan pemakaian barang elektronik nyaris seperti pemakaiannya, pembayarannya tak sampai Rp 500 ribu

Penulis: tribunjambi | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUN JAMBI
KWH Meter listrik yang diganti di Batanghari 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tingginya tagihan listri perbulan dikeluhkan banyak pelanggan PLN di Kota Jambi.

Wardiah, warga Kotabaru Indah, Kota Jambi harus rela membayar tagihan di atas Rp 300 ribu per bulan, padahal peralatan elektronik di rumahnya sangat sederhana, tanpa AC dan mesin cuci.

Apalagi dia juga menggunakan lampu hemat energi dan TV LED, sehingga tagihan sebanyak itu dirasa tak sesuai.
Adapula Herdi, warga Mayang, mengatakan tiap bulan tagihan listrik mereka lebih dari Rp 700 ribu.

“Bahkan hampir Rp 1 juta,” ungkapnya. Dia mengatakan sebenarnya merasa heran dengan kondisi tersebut.

Sejumlah temannya yang juga menggunakan pemakaian barang elektronik nyaris seperti pemakaiannya, pembayarannya tak sampai Rp 500 ribu per bulan.

Dia menyebut, teman yang dibandingkannya itu menggunakan KWH meter yang usianya memang masih di bawah 10 tahun.

“Kadang memang kepikiran, apakah karena KWH meter ini sudah tua makanya jadi lebih cepat berputarnya, sehingga pembayaran jadi jauh lebih mahal,” ungkapnya.

Dia mengaku belum juga dapat kepastian terkait hal itu. Apalagi selama ini, saat cek ke PLN, tagihan sesuai pemakaian yang tertera dalam KWH meter.

“Pembayaran memang sesuai pemakaian, kan ada fotonya. Hanya heran kok sampai banyak tiap bulan pemakaian kami. Saya sudah lama curiga kwh meter ini sudah tak berfungsi,” ungkapnya.

Di rumahnya ada dua unit televisi, dua unit AC setengah PK, dan lampu penerangan serta kulkas dan mesin cuci.

“AC cuma hidup malam aja. Mesin cuci paling dua kali seminggu. TV juga LED tidak selalu ditonton. Banyak yang perabotannya seperti ini tapi tagihannya di bawah Rp 500 ribu,” ujarnya.

Baca: EKSKLUSIF: Pemakaian Listrik Cuma Sedikit Tapi Tagihan Selangit

Menanggapi hal ini, Manager PLN area Jambi, Haris Andika, mengatakan memang di Jambi banyak KWH meter yang sudah selayaknya diganti.

Dia menyebut dari 450 ribu pelanggan di lima Kabupaten yang masuk dalam wilayahnya, ada 15 ribu KWH meter yang wajib diganti.

Haris Andika menyebut pergantian itu disebabkan beberapa faktor, mulai dari kerusakan fisik, kemacetan, dan usia KWH itu melebihi usia 10 tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved