Sabtu, 9 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pria India Klaim Dirinya 'Raja' Baru di Selatan Mesir, Begini Penjelasan Ahli Hukum

Pria asal India ini menempuh perjalanan berbahaya dan perlu meminta izin kepada militer Mesir.

Tayang:
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Efrem Limsan Siregar
Facebook
Suyash Dixit membawa bendera di Bir Tawil, area yang tidak dimiliki negara manapun. Di padang pasir ini dia mengklaim dirinya sebagai raja untuk Kerajaan Dixit yang baru didirikannya. 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang pria asal India membuat sejarah baru bagi dirinya dan dunia.

Suyash Dixit menjelajah ribuan mil dari tempatnya di Indore India hingga sampai ke Bir Tawil.

Bir Tawil merupakan wilayah seluas ekitar 800 mil persegi atau sekitar 2060 km persegi.

Ini adalah daerah padang pasir tak bertuan di antara Mesir dan Sudan.

Sesampainya di sana, Dixit kemudian mendeklarsikan dirinya sebagai 'raja' di wilayah ini.

Dilansir dari Telegraph.co.uk, Selasa (14/11/2017) Bir Tawil memang bukan bagian dari negara bagian atau negara manapun.

Baca: VIDEO: Suasana Haru Salat Jenazah dan Pemakaman Terduga Pembakar Mapolres Dharmasraya

Perbatasan wilayah ini dibuat oleh Inggris pada tahun 1899.

Dixit membutuhkan 2 malam lamanya untuk mencapai wilayah padang pasir ini.

Ia menyewa seorang sopir lokal untuk membawanya ke pos terdepan.

Tidak hanya itu, pria asal India ini meminta pihak yang berkepentingan untuk mengajukan kewarganegaraan.

Baca: Sebelum Sidang Buni Yani, Fadli Zon Sempat Berkicau di Twitter, Netizen Beri Kritik Ini

"Saya, Suyash Dixit, nama pertamaku dan pelindung wilayah ini, menyatakan diriku adalah Raja bagi Kerajaan Dixit. Saya menyebut diri sebagai Raja Suyash I mulai hari ini. Aku mendeklarasikan tanah Bir Tawil tak bertuan ini sebagai negara mulai sekarang hingga selamanya," tulisnya di Facebook, Senin (6/11/2017).

Namun, Dixit mengaku perjalanan yang dilakukannya sangat berbahaya.

Sebelum sampai pada titik poin area ini, dia telah melewati satu pos militer.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved