Sabtu, 11 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sampah Rambut Bawa Siswa SMA Ini Raih Medali Emas Olimpiade di AS

Murid kelas 12 IPA di SMA Santa Laurensia, Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan ini menjadi penemu khasiat tersembunyi

Editor: Suci Rahayu PK
Samuel Benedict (17), murid kelas 12 IPA SMA Santa Laurensia saat diabadikan di sekolahnya, Alam Sutera, Tangerang, Selasa (24/10/2017). Samuel meraih medali emas di bidang kimia dalam ajang internasional di USA melalui pemanfaatan limbah rambut (KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA ) 

TRIBUNJAMBI.COM, TANGERANG - Rasa penasaran Samuel Benedict (17) tentang limbah rambut berbuah manis.

Murid kelas 12 IPA di SMA Santa Laurensia, Alam Sutera, Kota Tangerang Selatan ini menjadi penemu khasiat tersembunyi dari limbah rambut sekaligus meraih medali emas bidang kimia dari ajang internasional Genius Olympiad 2017 di Oswego, New York, Amerika Serikat pada 12-17 Juni 2017 silam.

Saat ditemui Kompas.com di sekolahnya pada Selasa (24/10/2017) siang, Samuel menceritakan awalnya dia melihat banyak sampah atau limbah rambut di salon tempatnya potong rambut.

Kala itu, Samuel hanya berpikir sederhana, apa yang bisa dilakukan terhadap rambut-rambut itu karena jumlahnya banyak sekali.

"Di salon, rambut itu sampai berkardus-kardus, ditumpuk, dibuang begitu saja. Habis mikir, saya iseng cari tahu ada kandungan apa aja sih di rambut kita," kata Samuel.

Samuel berinisiatif mengetahui kandungan rambut dengan mencari informasinya di internet. Dari pencariannya, Samuel mengetahui ada zat keratin di dalam rambut yang merupakan ikatan unsur sulfida, di mana zat dan bahan tersebut bisa bermanfaat untuk meningkatkan kualitas cat.

"Saya pikir, kenapa keratin ini enggak dimanfaatkan untuk di cat saja. Lalu saya coba-coba, bikin formulasi cat yang beda-beda," tutur Samuel.

Kebetulan, saat itu Samuel sedang ada tugas sekolah untuk membuat proyek sains, sehingga dia menuangkan idenya mengetahui manfaat keratin dari rambut sekaligus mengerjakan tugas tersebut.

Dari berbagai formulasi cat yang dilapisi ke benda berbahan dasar besi, Samuel menemukan campuran cat dengan ekstrak keratin 15 persen hasilnya lebih baik ketimbang yang tidak ada keratin.

Berdasarkan penelitian sementara, Samuel tertarik mendalami manfaat keratin dalam rambut terhadap kandungan cat. Dia bahkan sempat meminta sampah rambut lagi dari salon-salon untuk melakukan penelitian lanjutan.

Samuel Benedict (tengah), murid kelas 12 IPA SMA Santa Laurensia saat diabadikan di sekolahnya, Alam Sutera, Tangerang, Selasa (24/10/2017). Samuel meraih medali emas di bidang kimia dalam ajang internasional di USA melalui pemanfaatan limbah rambut (KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA )
Samuel Benedict (tengah), murid kelas 12 IPA SMA Santa Laurensia saat diabadikan di sekolahnya, Alam Sutera, Tangerang, Selasa (24/10/2017). Samuel meraih medali emas di bidang kimia dalam ajang internasional di USA melalui pemanfaatan limbah rambut (KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA ) ()

Sempat Minder

Pihak sekolah yang mengetahui soal penelitian Samuel tertarik untuk mendukung muridnya itu ke jenjang yang lebih tinggi. Melalui bantuan pihak sekolah, Samuel dan satu temannya yang bernama Christopher Richard didaftarkan ke Genius Olympiad 2017 di Amerika Serikat.

Ajang seperti itu diakui Samuel baru pertama kali dia ikuti. Dirinya juga sempat minder kala bertemu langsung dengan peserta olimpiade lain di sana yang menurut dia temuan serta penelitian mereka lebih rumit dan tergolong susah disaingi.

"Awalnya kami juga rada minder sih, karena lihat project yang lain itu bagus-bagus banget. Misalnya, ada yang identifikasi leukemia sejak dini, soal kanker. Itu kan saingannya sudah berat ya," ujar Samuel.

Meski begitu, Samuel dan Christopher tetap mempersiapkan bahan penelitian mereka sekaligus presentasi dengan maksimal di hadapan juri. Tanpa disangka, hasil penelitiannya tentang hubungan limbah rambut dengan cat menarik perhatian juri hingga akhirnya meraih medali emas bidang kimia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved