Suasana Mencekam, Sopir Bus Nyetir Sambil Teler! Selanjutnya Ini Yang Terjadi Pada Penumpang

Kemarahan Kepala PLT Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang membuncah ketika menangkap sopir BRT koridor 1 no lambung

Editor: rida
Facebook
ilustrasi bus 

"Tapi hasilnya negatif, karena diduga obat yang dikonsumsi bukan psikotropika," kata Ade.

Ade bersyukur sistem pelaporan dan ATCS berjalan dengan baik.

"Mengerikan kalau tidak segera ditangani. Untung tidak nabrak kendaraan lain. Padahal sopir tersebut sudah 8 tahun jadi karyawan Pak Tutuk," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, Putra direkomendasikan untuk tidak dipekerjakan di PT Trans Semarang sebagai sopir BRT.

"Kami juga memasukkan Putra ke dalam black list (daftar hitam). Jadi sampai sekarang sudah 29 sopir yang masuk black list," ujarnya.

Ade akan meminta operator semakin memperketat perekrutan sopir dan melakukan tes urine untuk mencegah hal serupa terulang.

"Padahal baru dua minggu lalu kami minta update data sopir dilengkapi beberapa dokumen termasuk surat keterangan sehat dan bebas narkoba. Ini malah kejadian," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved