Balap Liar di Kota Jambi
Kerasnya Hidup Balap Liar, Tapi Ada Yang Jadikan Sumber Penghasilan
Adji, seorang mantan pebalap liar, kepada Tribun mengatakan aksi balap liar di Jambi tak sekadar adu pacu sepeda motor
Penulis: tribunjambi | Editor: Suang Sitanggang
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Aksi balap liar di Kota Jambi dan daerah lainnya masih saja marak. Padahal kerugian yang didapat dari balap liar ini cukup besar.
Adji, seorang mantan pebalap liar, kepada Tribun mengatakan aksi balap liar di Jambi tak sekadar adu pacu kendaraan roda dua. Di sana juga ada perjudian yang besar.
Dia menyebut taruhan tersebut berupa uang, sepeda motor, hingga bakar STNK bagi yang kalah.
Untuk taruhan sepeda motor, kata Aji, biasanya sudah janjian dengan lawannya melalui telepon.
"Ini namanya taruhan dalam bentuk besar. Biasanya yang janjian ini orang antar bengkel motor," ungkapnya.
"Waktu itu motor aku yang diangkut mereka jenis Suzuki Satria FU," tambahnya.
Baca: VIDEO: Potret Balap Liar di Kota Jambi, Taruhan Ternyata Tak Cuma Uang, Ada Ini Juga
Baca: Luka, Kalah, Hingga Motor Melayang, Ini Pengalaman Mantan Pebalap Liar Kota Jambi
Dari balap liar ini, tentu ada risikonya. Baik diburu polisi, luka‑luka lantaran terjatuh, hingga nyawa melayang.
"Aku beberapa kali luka‑luka di badan. Paling parah luka di kepala," tuturnya.
Orangtuanya tentu marah, lantaran melihat kondisinya pulang dengan luka. Ditambah, sepeda motornya hilang.
"Kalau motor yang hilang itu dimarahi habis‑habisan. Tapi untungnya itu motor surat sebelah," ucap Adji.
Dia mengungkapkan, para joki balap liar ini biasanya menunggangi sepeda motor berjenis mio, satria FU, Jupiter MX, dan Vixion.
"Ini motor‑motor yang biasanya mudah dikuasai untuk balapan," katanya.
Ia juga ungkapkan, saat ini para joki balap liar memadati kawasan Kotabaru atau lebih tepatnya di bilangan Taman Jomblo. Alasannya, karena treknya yang banyak lurus dan tikungan bagus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20171017_balap-liar_kartun_20171017_213600.jpg)