Tahun 2017, 391 Kasus Kekerasan Perempuan Terjadi di Jambi

Sebanyak 391 kasus pelecehan terhadap perempuan dan anak terjadi di Jambi. Data ini terjadi selama

Penulis: andika | Editor: rida
Sutono
Ainin Inayah, korban KDRT suaminya terlihat lebam di mata kanannya. Nasir, kakak kandung Ainin dan kerabatnya saat mengantar melapor di Polres Jombang. 160109-uto-korban KDRT ainin.jpg 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Andika Arnoldy

TRIBUN JAMBI.COM, JAMBI - Sebanyak 391 kasus pelecehan terhadap perempuan dan anak terjadi di Jambi.

Data ini terjadi selama tahun 2017.

Hal ini disampaikan Forum rapat koordinasi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Baca: 5 Tentara Cantik yang Bikin Kamu Klepek-klepek. No 3 Senyumnya Bikin Gak Tahan!

Baca: Bukan Cuma Partai Baru, Parpol Lama Juga Tetap Diverifikasi

Memperkuat jejaring kerja dalam penanganan perempuan dan anak se Sumatera. Kamis (5/10)

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Provinsi Jambi Luthpiah mengatakan banyaknya terjadi pelecehan perempuan dan anak terjadi disebabkan maraknya prostitusi online dan faktor ekonomi. 

Baca: Dilantik 16 Oktober, Anies Sandi Mesti Bersabar Tunggu Jadwal Pasti dari Istana

Baca: Cuma Karena Hal Sepele, Emak-Emak Ini Berkelahi. Satu Tewas Sedangkanya Satunya Lagi

" Kita harapkan kekerasan ini bisa di kendalikan dan tak terjadi lagi," ujar Luthpiah

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved