Ribut Soal Pengelolaan Hutan Pinus di Sanggarang Agung, Ini Solusi yang Ditawarkan
untuk penyelesaian kedua kelompok yang sempat ribut itu sebenarnya sudah sepakat berdamai pada malam Jumat lalu, tapi belum ada kesepakatan di kertas
Penulis: hendri dede | Editor: bandot
"Rencana kita hari Minggu kemarin akan dilaksanakan pertemuan islah, saya sudah buat undanganya tapi pihak adat tidak mau stempel, ini kan agar ada kekuatan," jelasnya.
Dirinya tidak juga tahu penyebab pihak adat yang tidak mau stempel undangan petermuan islah tersebut. Dia sudah konsultasikan kepada Camat, yang juga mengusulkan sebaiknya diselesaikan ditingkat desa dulu, sebab masalah internal.
Sedangkan hutan pinus saat ini, lanjutnya informasi yang diperoleh telah dipasang garis polisi dan dilarang untuk membukanya. "Informasi yang saya dengar telah dipasang garis polisi dilokasi Pinus," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ricuh-di-kerinci_20170707_190721.jpg)