Sekolah Lagi Dengan Cara Utang ke Bank, Siapa Takut
Langkah cepat yang mereka ambil biasanya ialah meminjam uang. Bisa meminjam ke kantor, keluarga, bahkan tak sedikit yang mengutang ke bank.
Sekolah Lagi Dengan Cara Utang ke Bank, Siapa Takut
TRIBUNJAMBI.COM - Sudah punya pekerjaan sesuai keinginan bukan berarti lantas menghentikan Anda untuk menggapai mimpi lainnya. Salah satunya adalah, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Cuma masalahnya, untuk sekolah lagi membutuhkan biaya yang enggak sedikit. Memang, sih, ada banyak tawaran beasiswa. Tapi, kursi yang tersedia sangat terbatas, sementara pelamarnya ribuan orang.
Sebenarnya, dengan menabung atau berinvestasi jauh-jauh hari, seseorang bisa memenuhi biaya pendidikannya. Hanya terkadang, mereka dipacu waktu dengan moto: semakin cepat semakin baik.
Langkah cepat yang mereka ambil biasanya ialah meminjam uang. Bisa meminjam ke kantor, keluarga, bahkan tak sedikit yang mengutang ke bank.
Jika bank jadi pilihan Anda, Bank Mandiri sedang menawarkan program kredit tanpa agunan (KTA) untuk biaya kuliah dengan bunga yang terbilang rendah, lo. Bunganya hanya 0,64% flat per bulan atawa sekitar 14% efektif setahun.
Kalau tidak ada promo, bunga KTA bank pelat merah ini bisa mencapai 21% efektif per tahun. “Mendekati tahun ajaran baru, jadi promosi KTA-nya berhubungan dengan pendidikan,” kata Rohan Hafas, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri.
Mandiri Kredit Tanpa Agunan, nama produk KTA Bank Mandiri, menawarkan kredit mulai Rp 5 juta hingga Rp 200 juta, dengan jangka waktu pinjaman satu tahun sampai lima tahun. Hanya, tawaran KTA berbunga rendah itu berlaku untuk nasabah yang menyalurkan gaji bulanan (payroll)-nya melalui Bank Mandiri.
Beda dengan Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI) memiliki produk kredit pendidikan dengan nama BNI Cerdas. Produk tersebut tidak hanya untuk membiayai kuliah hingga strata dua (S2), juga jenjang pendidikan di bawahnya, mulai taman kanak-kanak (TK).
Pembiayaan itu juga bisa untuk mendanai pendidikan yang sedang berlangsung, dengan jangka waktu pinjaman hingga tiga tahun. Untuk bunganya, tahun pertama sebesar 11% flat per tahun, tahun kedua 11,4%, lalu tahun ketiga 12%.
Jadi solusi
Menurut Budi Rahardjo, Perencana Keuangan OneShildt Financial Planning, kredit pendidikan dari bank memang bisa menjadi solusi bagi karyawan yang tidak sempat mempersiapkan atau kekurangan biaya pendidikan. Apalagi, tawaran bunganya ringan.
Dengan begitu, rencana bersekolah lagi tidak tertunda. “Namun tentu, karena bersifat pinjaman, ada biaya yang harus dibayar pengambil kredit ini,” ujarnya.
Di luar negeri, Freddy Pieloor, Perencana Keuangan MoneyNLove Planning & Consulting, mengungkapkan, tawaran kredit pendidikan dari bank sudah marak. Dan memang, ada baiknya program kredit ini dikembangkan di negara kita.
Meski begitu, Freddy tetap mewanti-wanti, jangan sembarangan mengambil kredit pendidikan. Soalnya, bunga yang ditawarkan cukup tinggi.