Satu Keluarga Tewas Digorok, yang Selamat Hanya Balita Kinara
Kinara, balita usia dua tahun anak pasangan Harianto dan Yani selamat dari pembantaian. Dua kakaknya tewas digorok
Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus
TRIBUNJAMBI.COM, MEDAN - Kinara, balita usia dua tahun anak pasangan Harianto dan Yani selamat dari pembantaian.
Semetara, dua kakaknya Gilang dan Naya tewas digorok para pelaku yang belum diketahui identitasnya.
"Saya tidak bisa jelaskan secara detail. Yang pasti, Kinara selamat, namun wajahnya lebam-lebam," ungkap Budiono, Kepala Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Minggu (9/4/2017).
Budiono mengatakan, saat ini Kinara dibawa ke RS Mitra Medika. Warga pun melakukan penjagaan di rumah sakit guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Sudah ada beberapa warga yang di rumah sakit menjaga Kinara. Kami tidak mau lagi kecolongan," kata Budiono sembari menghisap sebatang rokok.
Selain membunuh Harianto (Rianto) dan Yani, pelaku juga membantai Marni, mertua dari Rianto. Dikabarkan, kelima korban tewas karena digorok.
Hingga saat ini, Satreskrim Polresta Pelabuhan Belawan masih melakukan olah TKP.
Belum ada keterangan resmi dari polisi terkait kasus pembantaian keji ini.(Ray/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/keluarga-digorok-medan_20170410_084859.jpg)