Breaking News:

Pilkada Sarolangun

Pleno Tingkat Kecamatan Selesai, Hanya Protes Kecil

Seluruh PPK telah menggelar rapat pleno penetapan perolehan suara di setiap kecamatan sejak 16-18 Febuari.

Penulis: Herupitra | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI/QOMARUDDIN
KPU Sarolangun menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi Pligub dan Wakil Gubernur Jambi, Rabu (16/12). 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Seluruh PPK telah menggelar rapat pleno penetapan perolehan suara di setiap kecamatan sejak 16-18 Febuari. Pada 22 Februari akan dilanjutkan rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sarolangun pada untuk menetapkan paslon terpilih sebagai Bupati dan Waki Bupati Sarolangun.

Ketua KPU Sarolangun, Ahyar dikonfirmasi mengatakan, bahwa rapat pleno kecamatan sudah selesai dan tidak ada kendala yang berarti saat pleno kecamatan digelar. Sementara saat ini semua surat suara sudah ada di KPU Sarolangun.

“Jumat lalu (17/2), rapat pleno kecamatan sudah selesai semua, terakhir Kecamatan Batangasai. Dan tidak ada kendala saat pleno kecamatan digelar. Hanya ada protes-protes kecil saja, tapi bisa diatasi dan diselesaikan ditingkat Kecamatan. Jadi, untuk surat suara saat ini sudah ada di KPU semua, dan akan kita plenokan pada 22 Febuari mendatang,” kata Ahyar.

Disampaikannya, setelah menggelar pleno penetapan kandidat terpilih pada 22 Febuari mendatang. Pihaknya akan menunggu hingga 8 Maret, apakah ada yang melakukan gugatan atau tidak.

“Jadi setelah rapat pleno 22 Febuari, kita masih menunggu ada yang melakukan gugatan atau tidak. Jika tidak ada pada 8 Maret KPU akan mengajukan surat penetapan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang kemudian dilanjutkan kepada Mendagri untuk menetapkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih,” paparnya.

Sementara itu untuk pengamanan seusai Pemilukada, Kabag Ops Polres Sarolangun, Kompol Khairul Saleh dikonfirmasi mengatakan, masih melakukan pengamanan. Mereka melakukan pengamana terbuka dan tertutup untuk menjaga keamanan kotak dan surat suara di KPU Sarolangun dan Sekretariat Panwaslu Sarolangun.

“Untuk pengamanan masih terus kita lakukan di KPU dan Panwaslu. Sementara kita tempatkan satu peleton dan satu regu dengan sistem terbuka dan tertutup. Satu pleton menggunakan seragam Polri dan yang satu regu menggunakan pakaian preman,” paparnya.

Disampaikannya, untuk pengamanan menjelang penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih mendatang. Pihak Polres bersifat fleksibel yang artinya, jika memang ada gejolak akan melakukan penambahan personil.

“Jika nanti memang dibutuhkan kami siap melakukan penambahan personil. Dan saat ini untuk brimob masih di-standby-kan jika memang dibutuhkan,” tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved