FOTO: Kereta Tua di Negara ini Disulap jadi Hostel Cantik
Hostel ini menawarkan kamar tipe dormitori atau ruang tidur dengan beberapa kasur untuk laki-laki dan perempuan di tiga lantainya,
Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM - Dulu pada 1988, ada kereta ekspres Hokutosei yang menawarkan kamar tidur untuk penumpang dari Stasiun Ueno di Tokyo ke Sapporo.
Namun, setelah berhenti beroperasi pada 2015 lalu, kereta yang digemari banyak warga Jepang ini dijadikan bangunan hostel unik.
Kereta Hokutosei "dihidupkan kembali" di daerah Nihonbashi Bakurocho. Hostel Hokutosei ini menggunakan kembali dekorasi asli kereta api.
Hostel ini menawarkan kamar tipe dormitori atau ruang tidur dengan beberapa kasur untuk laki-laki dan perempuan di tiga lantainya, serta ruang tamu besar khusus untuk perempuan di lantai satu.
Sejumlah 38 tempat tidur dan dua kamar semi-privat dapat menampung hingga 78 tamu dalam semalam.
Toilet, kamar mandi dan dapur bersama jadi fasilitas pendukung di hostel tersebut. Beberapa detil kereta juga masih diikutsertakan, seperti lampu membaca yang dipasang di samping tempat tidur. Ada juga gerbong makan yang digunakan kembali sebagai pintu toilet hostel.
Ide menghidupkan kembali hostel tersebut ke dalam sebuah hostel berasal dari kelompok East Japan Railway Co, salah satu operator kereta dan perusahaan di Prefektur Chiba yang berbisnis pemakaian ulang properti yang tidak digunakan sebagai fasilitas akomodasi dan mengelola fasilitas tersebut.
Dilansir dari AsiaOne, Selasa (24/1/2017), biaya akomodasi bervariasi tergantung pada preferensi, tetapi sebagian besar bisa menyewa penginapan dari sekitar ¥2.500 atau Rp300 ribu sampai ¥4.000 atau Rp470 ribu per malam.
Sumber: Telegraph
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kereta-hostel-jepang_20170126_104707.jpg)