Ini Jumlah Sampah yang Diproduksi Warga Sarolangun

Disampaikannya, limbah tersebut merupakan limbah yang terjangkau penggambilannya atau yang disediakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Penulis: Herupitra | Editor: Deddy Rachmawan
Kompas.com/David Oliver Purba
ILUSTRASI - Ada ratusan pemulung yang setiap hari mengais sampah di TPST Bantargebang 

Laporan wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.CON, SAROLANGUN – Harapan pemerintah agar masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan tidak membuat sampah sembrangan, nampaknya hanya dianggap angin lalu.

Karena faktnya banyak masyarakat Kabupaten Sarolangun yang masih membuang sampah sembarangan.

Hal itu diakui oleh Pj Bupati Sarolangun, Arief Munandar dikonfirmasi sejumlah wartawan, Selasa (13/12).

Arief mengatakan, produksi limbah rumah tangga yang tertampung di Kabupaten Sarolangun saat ini, mencapai hingga 7-8 mobil truck per harinya. Sisanya, sampah dari rumah tangga itu, masih terbengkalai dibeberapa desa.

“Kalau untuk penggolahan limbah saat ini belum ada. Yang ada hanya penampungan limbah (sampah). Perhari biasanya 7-8 truck limbah yang diambil,” kata PJ Bupati Arif Munandar.

Disampaikannya, limbah tersebut merupakan limbah yang terjangkau penggambilannya atau yang disediakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Sementara yang tidak memiliki TPS, limbahnya berserakan dan terbengkalai.

“Kebanyakan limbah yang tidak terurus itu di pedesaan. Apa lagi desa yang terisolir. Kebanyakan limbahnya dibuang sembarangan, ada yang buang ke sungai ada juga yang buang di dalam kebun,” paparnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved