Senin, 8 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Health and Beauty

Dok, Berapa Lama Jarak Aman untuk Hamil Lagi setelah Keguguran?

Pagi dok, saya keguguran 2 kali. Dua- duanya dilakukan kuret. Apakah jarak kehamilan terlalu dekat sehingga rahim

Tayang:
Editor: Fifi Suryani
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Pertanyaan

Pagi dok, saya keguguran 2 kali. Dua- duanya dilakukan kuret. Apakah jarak kehamilan terlalu dekat sehingga rahim saya belum kuat ataukah ada faktor lain penyebabnya?

Dan jarak berapa bulan kan saya bisa promil lagi Dok? Adakah tips agar kehamilan selanjutnya sehat sampai persalinan. Terima kasih.

Andini, Balikpapan.

Jawaban

Oleh dr Ruly Widagdo, Sp.OG
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi RS Restu Ibu Balikpapan

dokter ruli

dr. Ruly Widagdo, SpOG. (tribunkaltim.co/jino prayudi kartono)

SELAMAT pagi, terima kasih atas pertanyaannya untuk saudari Andini. Keguguran itu bisa terjadi terhadap siapapun yang sedang mengandung.

Penyebabnya seorang ibu hamil berisiko mengalami keguguran disebabkan oleh faktor yaitu Anatomi, Infeksi dan Mekanis. Faktor pertama yang terjadi bisa melalui infeksi.

Infeksi ini biasanya terjadi karena adanya virus Toxoplasma, Rubella dan Cytomegalovirus (CMV). Ketiga jenis virus ini berisiko menyebabkan seorang ibu keguguran.

Toxoplasma merupakan virus yang dibawa oleh mamalia.

Baca: Wanita yang Mengalami Morning Sickness Mengurangi Risiko Keguguran
Kedua adalah Rubella disebabkan oleh adanya infeksi dari virus Rubella sendiri. Jika si ibu terinfeksi Rubella kemungkinan besar janin yang dikandung mengalami cacat.

Lalu Cytomegalovirus adalah virus yang masuk ke dalam famili grup Herpesviridae: pada tubuh manusia, virus ini umumnya diketahui sebagai virus herpes manusia.

Lalu faktor mekanik terjadi karena aktivitas yang dilakukan oleh sang ibu. Sering capai atau membawa beban berlebih pada kehamilan awal. Atau bisa juga kegiatan fisik yang berat menjadi faktor keguguran.

Baca: Rekomendasi WHO: Ibu Hamil Cek Kehamilan Minimal 8 Kali
Terakhir adalah faktor anatomis yang terjadi disebabkan oleh kelainan mulut rahim (serviks incompetence).

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved