Telusuri Jejak Soekarno, Putra Mantan Anggota Cakrabirawa Keliling Indonesia

Harsono (40), warga Semarang nekat berkeliling Indonesia menggunakan sepeda kuno untuk menelusuri tempat-tempat yang disinggahi Soekarno,

Editor: Rahimin
Kontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati
Harsono, saat beristirahat di Taman Sritanjung Banyuwangi rabu (5/10/2016). Lelaki asal Semarang ini bersepeda keliling Indonesia dari Sabang menuju Merauke dan berangkat sejak 12 Juli 2016 lalu 

Harsono juga memasang dua bendera merah putih yang mulai kusam di kanan dan kiri sepeda miliknya. Dua bendera tersebut juga mempunyai kisah menarik karena dia pernah dihentikan di wilayah Bireuen karena dicurigai. Tapi setelah dijelaskan niat serta memberikan dokumen perjalanan, Harsono dilepaskan.

"Saya kan bukan aparat," katanya sambil tertawa.

Selain itu, dia juga sering dianggap gila karena membawa bendera merah putih ke mana-mana. Tidak sedikit orang yang melihat curiga ketika dia melintas di jalan.

"Ada yang bilang kenapa bawa bawa bendera merah putih, lha wong Indonesia sudah merdeka. Saat dengar itu saya sedih, kok ya ada yang tidak bangga terhadap benderanya sendiri," jelasnya.

Lelaki lajang itu mengaku perjalanan yang dibiayainya sendiri tersebut dia lakukan untuk mengingatkan masyarakat agar kembali mencintai Indonesia serta berharap agar pemimpin Indonesia nantinya memiliki karakter seperti Soekarno.

"Siapa yang tidak kenal beliau (Soekarno) yang kharismatik, berani dan dicintai oleh rakyatnya hingga detik ini," jelasnya.

Lelaki yang pernah mengenyam kuliah di Universitas Padjajaran tersebut mengaku kesulitan saat melakukan perjalanan malam karena sepedanya tidak memiliki lampu.

Untuk menginap, dia bisa menginap dimana saja, mulai dari pos kamling sampai masjid ataupun di trotoar jalan. Untuk biaya selama perjalanan, ia mengaku membawa bekal uang saku sendiri dan biasanya dapat rezeki di tengah jalan.

"Intinya saya tidak pernah kelaparan sepanjang jalan dan tidak pernah minta-minta, termasuk tidak pernah singgah ke kantor kantor pemerintah. Kalau itu dilakukan niatnya kan beda," ujarnya sambil tersenyum.

Jalan kaki keliling nusantara

Sebelum memutuskan gowes keliling Indonesia, Harsono ternyata telah berjalan kaki selama empat tahun keliling nusantara, dan perjalanannya baru berakhir pada tahun 2014 lalu di Semarang.

"Nanti semua catatan perjalanan yang sudah saya lakukan akan dibukukan dan diberikan kepada Presiden Joko Widodo agar beliau serta masyarakat tahu sejarah Indonesia, karena sekarang sudah mulai ditinggalkan," jelasnya.

Dari Alas Purwo Banyuwangi, Harsono berencana melanjutkan perjalanan ke Bali, Lombok, Sumbawa, NTT, kemudian menyeberang ke Papua. Setelah itu, ia balik dengan melewati Sulawesi dan Kalimantan.

Dia menjadwalkan, setelah 2 tahun perjalanan gowes sepeda, dia akan meneruskan perjalanan keliling Asia Tenggara dengan masih mengayuh sepeda. "Semoga badan sehat dan ada kesempatan," harap Harsono.

Sumber: Kompas.com
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved