GALERI FOTO: Dandim: Diungkap dengan Kerjasama TNI dan Polisi

Pengungkapan kasus 30 kg ganja kering mencuat versi sedikit berbeda. Karena disebut yang lebih dulu

Penulis: muhlisin | Editor: Fifi Suryani
TRIBUN JAMBI/MUHLISIN

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pengungkapan kasus 30 kg ganja tak lepas dari kerjasama TNI dan polisi. Kedua institusi ini saling berkoordinasi sehingga ganja asal Sumatera Utara.

Penangkapan Hasbi (62) berawal dari kecurigaan kondektur bus ALS tujuan Jakarta. Seorang penumpangnya begitu 'lengket' dengan dua tas bawaannya.

Selama dalam perjalanan Hasbi tak pernah lepas dari kedua tasnya. Bahkan travel bag dan tas jinjingnya ia jadikan alas tidur ketika ia mengantuk di dalam perjalanan.

Setiba di Margoyoso Kecamatan Tabir Lintas, kondektur bus memberitahu pemilik rumah makan bernama Joni (40). Joni kemudian memberitahu anggota intel Kodim Sarko dan polisi.

Begitu sampai di rumah makan, petugas langsung mengamankan pelaku. Hasil penggeledahan, ditemukan banyak ganja yang terbungkus rapi di kedua bawaan Hasbi. Pelaku dan bawaannya lalu diserahkan ke Satres Narkoba Polres Merangin.

"Benar kita dilapori bahwa ada penumpang mencurigakan. Di lapangan anggota kita berkordinasi dengan polisi dan melakukan penangkapan," Komandan Kodim 0420 Sarko, Letkol Inf Budiawan Basuki.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved