Belum Ada Kegiatan di Batanghari Dicoret

Pascakeluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.07/2016 tentang penundaan penyaluran DAU

Belum Ada Kegiatan di Batanghari Dicoret
tribun jambi/mario eka danardono
Petugas Pemkab Batanghari menanam pohon, Rabu (12/10).

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Suci Rahayu

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pascakeluarnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK.07/2016 tentang penundaan penyaluran DAU Tahun Anggaran 2016, Kabupaten Batanghari sebesar Rp 11 Milliar per bulan selama 4 bulan.

Akibatnya sejumlah kegiatan di SKPD dicoret, terutama kegiatan fisik. Seperti pembangunan gedung bidang aset Setda dan juga pembangunan ruang operasi di RSUD Hamba, Muara Bulian.

"Iya, pembangunan gedung aset dicoret," kata Kabag Aset, Deny Eko Purwanto.

Namun pencoretan kegiatan ini, sampai saat ini belum ditemukan di Dinas Pekerjaan Umum. Hal ini diakui Sekretaris Dinas PU, A Shomad.

"Sejauh ini kami belum mendapat informasi pencoretan kegiatan," katanya, Kamis (8/9).

Selain belum dipanggil tim TAPD, lanjutnya kegiatan di dinas PU yang sifatnya fisik sudah tanda tangan kontrak dan pengerjaan di lapangan. "Pekerjaan yang ada sudah tender dan tanda tangan kontrak semua. Jika masih dalam proses lelang, kegiatan masih bisa di batalkan atau cancel namun jika sudah tahap kontrak, maka tidak bisa dibatalkan," ujarnya.

Namun, lanjutnya jika tetap harus dilakukan rasionalisasi maka akan dipangkas dari kegiatan rutin.

"Cuma itulah yang tinggal dan bisa dipotong, meski jumlahnya tidak seberapa. Kegiatan rutin seperti ATK, listrik, dan belanja rutin lainnya," imbuhnya.

Penundaan kegiatan pernah dilakukan, namun dari DAK. "Yang dari DAU belum ada penundaan kegiatan, pada pemotongan DAK sebanyak 10 persen beberapa lalu, ada kegiatan berupa pembangunan jembatan yang ditunda," lanjutnya.

Tim TAPD sampai saat ini masih berupaya mencari jalan, agar keuangan Batanghari stabil. Ada 3 opsi yang diajukan kepada bupati terkait kondisi ini, yakni rasionalisasi kegiatan, penundaan pembayaran terhadap rekanan atau pembayaran dilakukan tahun mendatang dan terakhir berhutang kepada pihak Bank.

Penulis: suci
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved