Selasa, 28 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ramadan Mubarak

Yuk Berburu Takjil di Pasar Dadakan di Kota Jambi

Ramadan Sebagian masyarakat mencari rezeki tambahan dengan jualan di pasar dadakan atau pasar kaget yang lazim disebut pasar

Penulis: qomaruddin | Editor: bandot
Kompas.com
Takjil Buka Puasa 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebulan sekali dalam setahun ramadan tiba. Umat islam menyambut dengan suka cita dan penuh pengharapan.

Hampir tiap saat berbagai aktivitas tak ketinggalan dijalankan, tak hanya berbau ibadah juga aktivitas lain menyambut bulan puasa tiba.

Tidak ketinggalan sebagian masyarakat menyebut ramadan digunakan untuk mencari rezeki tambahan dengan jualan di pasar dadakan atau pasar kaget sebutan lain masyarakat mengenalnya. Bahkan sebutan pasar beduk juga sering disebut.

Pasar dadakan pasar non permanen yang buka saat tiap kali ramadan tiba. Pasar yang umumnya menjual makanan atau takjil untuk berbuka sudah menjadi tempat favorit warga Kota Jambi dan hampir di tiap tiap penjuru kota berdiri.

Berburu takjil dan makanan untuk menu betbuka sudah menjadi tradisi warga saat ramadhan di pasar dadakan. Entah kapan dan siapa yang memulai pasar ini kemungkinan diawali ketika para penjual berkumpul di pinggir jalan berjuala.

Kemudian seiring sudah mentradisi dan menjadi rutinan. Event pasar dadakan ini terus berkangsung hingga saat ini. Disebut dadakan pun karena pasar ini beroperasi tidak setiap waktu hanya beberapa jam saja tiap harinya, yakni sore hingga malam hari.

Ibu Angga satu diantara penjual mengatakan, dirinya, sudah berjualan di pasar dadakan di kawasan Karya Maju, Telanaipura Kota Jambi sekitar 10 tahunan lalu.

Yang dijual pun beraneka macam dari lauk pauk, takjil bahkan kue kue pun tak ketinggalan terus dijajakan tiap harinya.
"Mungkin 10 tahun lebih sudah jualan. Ya, kalai dibanding dulu atau awal awal saya jualan penjual tidak seramai sekarang, tapi walau begitu tidak mempengaruhi pembeli," ujarnya.

Membeli menu buka puasa di pasar dadakan, bagi Azhar, menjadi pilihan tiap hari apalagi selaki anak kost. Ketimbang harus memasak dan mengolah menu buka sendirian.

"Cari yang praktis praktis saja. Tidak sulit. Ngolah sendiri waktu yang gak ada," kata mahasiswa Jambi itu.

Sering Picu Kemacetan

Meskipun kehadiran pasar dadakan sangat menarik perhatian dan memudahhkan masyarakat berburu menu buka puasa. Tapi di beberapa tempat kemunculan pasar dadakan justru memicu kemacetan.

Pantauan Tribun, pasar dadakan di Karya Maju, Telanaipura Depan STIE Muhamadiyah, kemacetan kentara di sore hari menjelang berbuka puasa, higga usai salat maghrib.

Kemacetan itu dipicu lantaran ramainya warga yang tumpah ruah membeli menu buka puasa, dan penjual menggelar dagangan hingga ke pinggir jalan. Sontak keberadaan pasar ini kerap mengganggu arus lalu lintas.

Tampak sama terjadi pasar dadakan di Jalan Arif Rakhman Hakim, Depan Masjid Arraudloh Telanaipura, sembari berdesak desakan warga sangat antusias berburu makanan buka puasa.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved