Kekerasan Terhadap Anak Masih Banyak di Provinsi Jambi
Menurutnya kekerasan perempuan dan anak dikategorikan dalam empat jenis, yakni kekerasan fisik, psikis, seksual dan penelantaran.
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Deddy Rachmawan
Laporan Wartawan Tribun Jambi. Tommy Kurniawa
TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Jambi ibarat fenomena gunung es.
Data dari Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana Provinsi Jambi (PMPKB) menyatakan Januari – Mei 2016, korban kekerasan perempuan dan anak telah mencapai 45 orang, dan jumlah ini meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.
“ Tahun ini baru sampai di bulan Mei, persentasenya sudah meningkat hampir 45 persen. Dibandingkan tahun 2015 lalu, Januari –Desember hanya 65 orang. Ini baru Januari-Mei sudah 45 orang,” kata Putri Liesdiyanti, Kabid Pemberdayaan Perempuan PMPKB Provinsi Jambi,
Menurutnya kekerasan perempuan dan anak dikategorikan dalam empat jenis, yakni kekerasan fisik, psikis, seksual dan penelantaran.
Untuk di Bulan Januari-Mei dijelaskan Putri, korban kekerasan seksual terhadap anak mencapai 15 orang, perempuan 2 orang. Psikis terhadap anak 16 orang sedangkan perempuan 17 orang.
Untuk Penelantaran anak berjumlah 2 orang, perempuan 6 orang. Sementara untuk jumlah korban kekerasan fisik anak satu orang dan perempuan 5 orang. Dari 4 jenis kekerasan tersebut, 2016 ini yang paling menonjol adalah kekerasan seksual terhadap anak yang berjumlah 15 orang.
“Jumlah korban seksual anak ditahun ini paling banyak, bila dibandingkan dari tahun 2011 hingga sekarang,” katanya.