Massa Pengunjuk Rasa Nginap di Kantor Gubernur Jambi
Mereka yang sebagian besar anak-anak dan ibu rumah tangga serta laki-laki dewasa menginap di pendopo Kantor Gubernur Jambi
Penulis: Dedy Nurdin | Editor: bandot
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi Nurdin
TRIBUNJAMBI.COM - Massa yang berjumlah sekitar 500 orang dari Serikat Tani Nasional dari sejumlah kabupaten masih bertahan di kawasan Kantor Gubernur Jambi. Massa sejak Selasa malam menginap di sekitar kantor Gubernur Jambi.
Seperti terlihat pada Rabu (16/3/2016) sore, usai berunjukrasa massa yang tidak bertemu dengan Gubernur Jambi Zumi Zola tak membubarkan diri.
Mereka yang sebagian besar anak-anak dan ibu rumah tangga serta laki-laki dewasa menginap di pendopo Kantor Gubernur Jambi.
Direncanakan massa akan melakukan aksi berjalan kaki ke Istana Presiden besok.
Dalam aksinya, massa yang notabene petani yang berkonflik dengan pihak perusahaan ini mendesak Gubernur Jambi untuk menyelesaikan konflik agraria di Jambi.
Bahkan dalam orasinya massa mendesak agar pemerintah memberlakukan darurat agraria dan membentuk tim khusus untuk menyelesaikan konflik lahan antara petani dan perusahaan yang tak kunjung usai.
Aksi unjuk rasa diikuti sekitar 500 orang dari Serikat Tani Nasional serta sejumlah organisasi lainnya.
Dalam orasinya mereka menuntut Gubernur Jambi, Zumi Zola untuk memberlakukan darurat agraria.
Mereka beralasan sampai hari ini sudah berpuluh tahun konflik agraria terus melibatkan antara warga setempat dengan perusahaan.
Akibatnya, tak jarang konflik berujung pada lepasnya hak petani untuk mengolah tanah mereka sendiri.
Selain mendesak pemberlakukan darurat agraria, massa juga mendesak pemerintah mengembalikan lahan seluas 3.550 Ha milik Suku Anak Dalam.
Massa juga menfesak agar pemerintah mengukur ulang luas lahan penguasaan oleh sejumkah perusahaan yang berkonflik dengan warga sekitar.