BI Pede Neraca Pembayaran Surplus Kuartal IV

Bank Indonesia (BI) optimis neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal empat bisa mencetak surplus.

Editor: Fifi Suryani
KONTAN/BAIHAKI

Bahkan pada kuartal ketiga tercatat defisit sebesar US$ 2,21 miliar.

Penurunan tersebut masih belum cukup membiayai defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD), sekalipun posisinya mulai membaik.

Sehingga NPI pada kuartal pertama yang surplus US$ 1,3 miliar menjadi defisit pada kuartal kedua dan ketiga tahun ini.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, di tengah normalisasi kebijakan moneter AS dan pelonggaran kebijakan moneter Eropa serta adanya pelemahan mata uang China membuat pasar keuangan emerging market termasuk Indonesia tertekan.

Tekanan bakal terlihat di karena neraca transaksi berjalan masih mencatatkan defisit.

Meski demikian, penerbitan SBN cukup membantu investasi surat utang negara (SUN) kuartal empat.

Penerbitan SBN juga akan menyumbang cadangan devisa pada akhir tahun.

Di sisi lain, investasi pada saham cukup baik, meskipun tampak adanya net penjualan di pasar saham.

Dengan demikian menurut Josua, defisit NPI pada kuartal keempat akan menurun.

Secara keseluruhan, sepanjang 2015 NPI diproyeksikan akan mencatatkan defisit.

Ia pun memprediksi NPI kuartal empat membaik, tapi secara keseluruhan tahun masih akan defisit.

Sumber: Kontan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved