BI Pede Neraca Pembayaran Surplus Kuartal IV

Bank Indonesia (BI) optimis neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal empat bisa mencetak surplus.

Editor: Fifi Suryani
KONTAN/BAIHAKI

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) optimis neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal empat bisa mencetak surplus.

Dalam hitungan BI, NPI di kuartal terakhir 2015 bisa mencapai US$ 180 juta.

Walaupun kembali mencetak surplus, tapi NPI tahun 2015 masih akan tercatat defisit sebesar US$ 6,01 miliar.

Ini adalah penurunan dari surplus NPI tahun sebelumnya yang mencapai US$ 15,25 miliar.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, surplus NPI ini didorong oleh surplus neraca modal dan finansial.

Pada kuartal empat ini, modal asing masuk dari surat berharga negara (SBN) berdenominasi dollar Amerika Serikat (AS) atau global bond yang diterbitkan pada awal Desember lalu.

Global bond yang diterbitkan pemerintah sebanyak US$ 3,5 miliar adalah upaya meningkatkan Global Medium Term Notes (GMTN) dari US$ 30 miliar menjadi US$ 40 miliar.

Penerbitan surat utang tersebut merupakan prefunding untuk membiayai proyek pada awal tahun depan.

Masuknya modal asing menyebabkan adanya peningkatan pada investasi portofolio.

"Penarikan dana pinjaman pemerintah yang masuk membantu transaksi modal dan finansial kuartal keempat," kata Agus, Kamis (10/12).

Investasi portofolio Indonesia pada tahun 2015 tertekan dengan adanya gejolak pasar keuangan global terutama isu kenaikan suku bunga Bank Sentral AS atau The Fed.

Di kuartal ketiga lalu, pasar keuangan dalam negeri anjlok akibat isu kenaikan suku bunga tersebut dan gelojak pasar keuangan China saat People's Bank of China (PBoC) mendevaluasi yuan.

Hal tersebut tampak pada arus modal asing yang masuk dari Januari hingga awal Desember hanya Rp 50 triliun.

Padahal pada periode yang sama tahun lalu, capital inflow mencapai Rp 205 triliun.

Akibatnya, investasi portofolio pada kuartal pertama 2015 yang tercatat surplus sebesar US$ 8,51 miliar, berkurang menjadi US$ 5,68 miliar pada kuartal kedua 2015.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved