Ada-ada Saja, Warga SAD Merangin Tolak Datang ke TPS Alasan Karena Tak Ada Duitnya
Saat diberikan undangan, 36 orang SAD tolak undangan milih. Katanya tidak ada uangnya
Penulis: Herupitra | Editor: bandot
Laporan wartawan Tribun Jambi, Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Ada-ada saja ulah warga Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di Kabupaten Merangin. Sebagian dari mereka menolak untuk memilih pada Pilgub Jambi, jika tidak dikasih uang.
"Mereka mau nyoblos kalau dikasih uang. Itu kata mereka, sehingga undangan untuk milih ditolaknya," kata anggkota TPS 6 Desa Kungkai, Tarmizi, Rabu (9/12).
Katanya, jumlah SAD yang bisa milih di TPS 6 dan TPS 7 Desa Kungkai ada 75 orang. Namun saat diberikan undangan, cuma 39 yang mau mengambil dan 36 orang lainnya menolak.
"75 SAD itu dibagi dua, ada yang di TPS 6 dan ada di TPS 7. Saat diberikan undangan, 36 orang SAD tolak undangan milih. Katanya tidak ada uangnya," ujarnya.
Namun sebanyak 39 orang SAD yang mau menerima undangan untuk memilih tersebut, hingga pukul 09.45 tidak satupun yang datang ke TPS.
"Hingga kini tidak seorang pun yang datang ke TPS. Tidak taulah mereka datang atau tidak," tuntasnya.
Terpisah Kepala UPTD SAD, Afrizal membenarkan adanya sebagain SAD yang menolak memberikan hak suara mereka.
"Hanya sebagian yang tidak mau memilih. Itu terdapat di SAD kelompoka Rantak Seribu dan sebagaian di Kungkai," aku Afrizal.
Salah satu penyebab mereka tidak mau memilih jelasnya, karena tidak mendapatkan uang untuk memilih.
"Ya salah satu penyebabnya ya itu karena tidak diberi uang," sebutnya.
"Tapi kini kita telah memberikan penjelasan kepada mereka, dan mereka sudah mau memilih," pungkasnya.(*)