Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Ini Kisah Sekuriti Bank yang Sambilan Penjambret

Akhirnya jadi bulan-bulanan warga...

Penulis: Muzakkir | Editor: Duanto AS
Tribun Timur
ilustrasi pelaku babak belur diamuk massa. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Husni Ramadani jadi bulan-bulanan warga. Hampir sekujur tubuh sekuriti bank di kawasan Jelutung itu luka-luka. Itu lantaran ia tertangkap warga saat menjambret perhiasan di lehe seorang perempuan.

Pemuda berumur 19 tahunan yang tinggal di RT 03, Kelurahan Tanjung Pasir, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi itu tertangkap saat menjambret Rosa (29), warga Kasang, Kecamatan Jambi Timur beberapa hari lalu. Informasi yang dihimpun, warga yang kesal sempat akan membakar pelaku dan sepeda motornya. Namun beruntung petugas Polsek Jambi Timur cepat datang dan menenangkan warga.

Kapolsek Jambi Timur, Kompol M Jalaluddin, mengatakan peristiwa itu terjadi tidak jauh dari Simpang Marene. Kejadian berawal saat Rosa yang mengendarai sepeda motor terlihat menggunakan perhiasan yang mencolok di leher, yaitu sebuah kalung emas sekira 10 gram.

Husni yang melihat itu langsung membuntuti dari belakang.Ketika merasa kondisi memungkinkan, ia langsung menarik kalung itu dan kabur ke ke arah jalan Baru. Naas, saat berusaha kabur, rupanya warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung mengejar dan berhasil mengamankannya. "Saat itu pelaku memang sempat dihajar masa, dan sepeda motor pelaku hancur akibat amukan warga. Namun saat itu petugas kita cepat turun ke lapangan sehingga situasi bisa terkendali," ungkap M Jalaluddin.

Hasil pengembangan, Husni ternyata sudah beraksi lima kali. Dia mengaku pemain tunggal. "Yang satu ini memang sudah profesional. Biasanya pelaku jambret berdua, ini dia hanya sendiri," katanya.

Sementara kepada wartawan, Husni mengakui perbuatannya. Dia bercerita aksi itu sudah lama digeluti. Katanya, menjambret merupakan kegiatan mencari uang dengan mudah. Sebab hanya punya modal keberanian. Ia selalu merencanakan aksinya dari rumah. Ia menelusuri jalan dan mencari wanita menggunakan perhiasan yang mencolok atau tas yang hanya digantung di dasbor depan atau bahu. Setelah mendapati, ia mengikuti korban hingga tempat sepi. Sesampai di tempat sepi, ia langsung beraksi.

"Aku butuh duit jajan bang. Makonyo aku jambret, gajian masih lamo," katanya. Dari lima kali menjambret, hasil paling besar emas satu suku, ponsel , dompet dan barang berharga lain. Husni terancam hukuman penjara di atas lima tahun.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved