Kamis, 9 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pesona Jambi

Menyusur Keindahan Alam Bawah Tanah Goa Calow Petak

Terkenal dengan sebutan Kerajaan Dewa di Bukit Bulan

Penulis: qomaruddin | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi
MENYUSUR - Gua Calow Petak menawarkan keindahan bawah tanah yang alami. Gua ini terletak di Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun. Pintu masuk gua terlihat gelap, sehingga wisatawan harus membawa lampu penerangan saat mauk. Tribun Jambi/Qomaruddin 

Satu di antara ratusan gua di kawasan Bukit Bulan menawarkan pesona bawah tanah. Hal yang jarang ditemui, apalagi wisatawan luar Jambi.

KEINDAHAN alam bawah tanah yang masih alami lengkap di sini. Di dalam gua, penuh dengan stalagtit dan stalagmit menawan, serta aliran sungai nan jernih setinggi lutut orang dewasa. Itulah pesona Gua Calow Petak dengan sejuta keindahannya.

Gua ini terletak di antara Dusun Dalam, Desa Napal Melintang dan Dusun Sungai Beduri, Desa Meribung Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun. Dari pusat kota Sarolangun, untuk ke sana, membutuhkan waktu empat jam perjalanan. Atau kalau dalam hitungan jarak sejauh 70 kilometer.

Ini merupakan satu di antara 400-an gua yang ada di kawasan Bukit Bulan. Masih alami. Daru sekian banyak gua, Calow Petak yang paling mungkin dilakukan ekskavasi.

Anda ingin ke sana menikmati alam bawah tanah? Ada tantangan yang harus dilalui sebelum merengkuh keindahan gua yang penjangnya sekira 1,68 kilometer dan letaknya di ketinggian ini.

Kondisi jalan menuju pesona wisata alam di Limun ini merupakan jalan tanah yang rusak parah dan licin serta berbukit bukit. Dibutuhkan kendaraan roda empat off road yang mampu melewatinya.

Sesampainya di Desa Meribung, perjalanan dilanjutkan dengan cara berjalan kaki melewati jalan setapak sekira 500 meter. Di sepanjang jalan, terdapat pemukiman penduduk. Anda juga akan disuguhi pemandangan perkebunan karet.

Nah, sebelum tiba di Goa Calow Petak, para pelancong akan dihibur gemericik air di wisata alam terbesar di Provinsi Jambi, yakni Dam Muaro Kutur. Ini merupakan kawasan konservasi spesies ikan Arwana di Desa Monti Limun.

Setelah itu barulah untuk mencapai mulut gua di Dusun Sungai Beduri, ada ujian fisiknya. Anda harus mengeluarkan keringat memanjat tebing terlebih dahulu. Itulah yang tidak akan Anda temui di tempat melancong lain. Meski saat mendaki harus melewati medan terjal, ada akar pepohonan besar bisa digunakan menjadi pegangan. Saat tangan menggapai akar pepohonan itui, akan terasa suasana petualangannya.

Tantangan belum berhenti di situ. Setelah berada di dalam gua, Anda harus menuruni batuan licin. Anda terkadang mesti merunduk, karena lapisan atas gua yang rendah dan bentuknya menyempit. Jangan lupa membawa penerangan. Karena medan yang dilalui gelap dan sepi.

Jangan heran saat berada di dalam gua ini. Ratusan bahkan ribuan kelelawar memenuhi langit-langi gua, juga burung walet. Atas dasar itulah tempat ini sering disebut Gua Sarang Walet Bukit Bulan.

Sumber: Tribun Jambi
Mulai dari
Pelaminan Dewa
Halaman
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved