Kunjungan Presiden

Jokowi : Negara yang Bantu Geleng-geleng

Presiden Jokowi mengakui, upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan cukup sulit, meski dibantu sejumlah negara.

Penulis: Dedy Nurdin | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUN JAMBI/HANIF BURHANI
Presiden Jokowi dan Iriana saat turun dari pesawat Kepresidenan Jumat (30/10) 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Dedi N

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Presiden Jokowi mengakui, upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan cukup sulit, meski dibantu sejumlah negara.

"Sudah dibantu dari beberapa negara. Tapi, memang yang dipadamkan gambut yang bantu geleng-geleng semua,"katanya, disela kunjungannya di Jambi, Jumat (30/10)

Jokowi juga menyebutkan, sejak dua bulan terakhir, luas kebakaran mencapai 1,7 juta hektar,"ini bukan kebakaran hutan ini kebalaran gambut lebih sulit lagi. kedalaman sampai 3-5 meter,"katanya.

Ketika ditanya ada tidaknya indikasi perusahaan sengaja membakar?,"Ya kan sudah jelas, wong tersangkanya sudah banyak,"tegas Jokowi.

Presiden juga menyebutkan, salah satuclangkah efektif yang diprioritaskan untuk memadamkan karlahut dan menggilangkan kabut asap kedepan dengan menggunakan teknologi modifikasi cuaca untuk mempercepat turunya hujan

Untuk itu, proses penaburan garam di awan selain menggunakan kasa juga akan menggunakan pesawat hercules.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved