Satpol PP Dapati Wanita Disembunyikan di Lemari Kamar Hotel

Awalnya, kepada petugas pria itu mengaku sendirian di kamar hotel. Namun, petugas tidak percaya begitu saja, dan menggeledah kamar tersebut.

Satpol PP Dapati Wanita Disembunyikan di Lemari Kamar Hotel
Istimewa
Dua orang remaja yang masih berstatus pelajar SMK sedang dimintai keterangan oleh Pol PP Tabanan di Penginapan “R”, Marga, Tabanan, Jumat (17/4/2015). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Satuan Polisi Pamong Praja, dan pihak kepolisian Polresta Jambi, TNI bersama Denpom, Kamis (15/10) hingga Jumat dini hari, melakukan razia gabungan penyakit masyarakat (Pekat) ke sejumlah hotel dan kos-kosan.

Razia dilakukan selama empat jam dari pukul 22.00 hingga 02.00 WIB, yang dibagi menjadi tiga tim.

Selain sejumlah hotel dan kos-kosan, anggota gabungan juga merazia tempat salon berkedok karaoke.

Dari hasil razia, 53 orang diamankan dan dibawa ke Kantor Satpol PP untuk didata.

Mereka diamankan dari berbagai tempat, seperti hotel, kosan, maupun tempat karaoke, yang tidak memiliki identitas.

Di hotel yang berada di kawasan Jelutung, petugas mengamankan pria dan pasangannya, yang tidak bisa menunjukkan surat nikah di kamar nomor 6.

Pria tersebut mengaku sebagai wartawan salah satu media cetak di Jakarta.‬

Awalnya, kepada petugas pria itu mengaku sendirian di kamar hotel. Namun, petugas tidak percaya begitu saja, dan menggeledah kamar tersebut.

Saat melakukan penggledahan, petugas menemukan seorang wanita yang besembunyi di lemari.

Setelah diintrogasi, pria itu mengaku jika wanita itu temannya.‬

‪"Saya tidak ngapa-ngapain pak, kita hanya berteman, tidak melakukan apa-apa," sebut pria itu.

‪Ditempat terpisah, di kosan petugas kembali mengamankan beberapa orang.

Seorang pria berinisial RM yang ikut terjaring razia, mengaku sebagai anggota polisi yang bertugas di Polda Jambi.

‪"Saya ini aparat (Polisi,red)," sebut pria tersebut, yang sempat cek cok dengan wartawan. Meski demikian, petugas tetap membawanya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kota Jambi, Irwansyah, kepada wartawan mengatakan, dalam razia penegakkan Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang Pemberantasan Prostitusi dan Perbuatan Asusila, di Kota Jambi aparat gabungan berhasil menjaring sebanyak 53 orang, mereka semua diamankan dari berbagai tempat.

‪"Mereka diamankan karena ada yang sedang asik berduan tanpa ikatan resmi, dan sebagiannya lagi tidak dapat menunjukan identitas lengkapnya.‬ Dari 53 orang yang diamankan, 36 diantaranya wanita dan 17 lagi pria. Untuk pasangan yang tertangkap ada 14 pasangan," jelas Irwansyah, seraya mengatakan penanganan mereka yang diamankan tetap dilakukan.

Terkait oknum polisi, pihaknya menyerahkan kepada instansi terkait. (udi)

Penulis: budi
Editor: deddy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved