Pilkada Tanjung Jabung Barat
Dapat Nomor Urut, Ini Filosofinya Menurut Masing-masing Kandidat
"BH 1 dengan nomor satu pokoknya nomor satu seterusnya," kata Safrial singkat sebelum meninggalkan ruang paripurna.
Penulis: Awang Azhari | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Bagaimana tanggapan para kandidat terkait nomor urut yang didapatkan, pertama nomor urut satu, Safrial-Amir Sakib, ditanya pendapatnya Safrial menyebut bahwa nomor satu memang diharapkan.
"BH 1 dengan nomor satu pokoknya nomor satu seterusnya," kata Safrial singkat sebelum meninggalkan ruang paripurna.
Sementara nomor urut dua, Mukri menyebut bahwa sebenarnya tidak masalah nomor berapa pun, namun ada pendukung yang berharap nomor dua dengan alasan nomor keramat. "Banyak yang nyebut nomor dua keramat, mudah-mudahan memang keramat," ulas mantan Kadispenda ini.
Nomor urut tiga, Anwar Sadat menyebut bahwa ia selalu berdo'a untuk mendapatkan nomor yang dilinai baik, dan akhirnya mengucap syukur atas nomor urut tiga yang didapat.
"Alhamdulillah, dalam bahasa agama tiga itu kesempurnaan, dalam berwudhu tiga, imam salah kita tegur sampai tiga kali. Kita tidak pernah memilih nomor berapa pun, kita cuma berdo'a untuk diberi angka yang paling baik," pungkasnya.
Melihat dari pernyataan semua kandidat, mereka sepertinya sangat puas dan memiliki filosifi masing-masing dalam memaknakan nomor urut, pendukung merekapun menyambut sorak sorai atas hasil pencabutan nomor urut tersebut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/anwar-sadat-mukri-safrial-cabut-nomor-urut_20150825_161053.jpg)