Penemuan Mayat
Empi Tutup Hidung Saat Hubungan Intim dengan Guru Privat
Guru privat berinisial RS, membunuh Deudeuh Alfi Syahrin (26) alias Empi lantaran diejek bau badan saat berhubungan seks.
TRIBUNJAMBI.COM, PALMERAH — Guru privat berinisial RS, membunuh Deudeuh Alfi Syahrin (26) alias Empi lantaran diejek bau badan saat berhubungan seks.
Sebelumnya, Empi ditemukan terbunuh di kamar kosnya di Jalan Tebet Utara 1 nomor 15 C RT/RW 07/010, Tebet, Jakarta Selatan, pukul 19.00, Sabtu (11/4/2015) malam.
Dia bekerja sebagai pekerja seks yang kerap melayani tamunya di kamar kosnya.
Tapi pembunuhan terjadi pada Jumat (10/4/2015), sekitar pukul 20.00.
"Tersangka sakit hati karena (disebut) bau badan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan kepada wartawan.
Menurut Herry, korban merasa terganggu dengan bau badan tersangka saat bercinta.
Korban pun sesekali menutup hidung dan memberitahu tersangka soal badannya yang bau itu.

Akhirnya tersangka kesal sampai kemudian membunuh korban.
Empi ditemukan dalam kondisi tewas akibat kehabisan oksigen. Lehernya juga dijerat oleh tali kabel Roll.
Sedangkan dokter menyebut Empi tewas akibat kehabisan oksigen karena sumbatan di mulut dan tekanan di dada.
Sebelumnya diberitakan, aparat kepolisian menangkap pembunuh wanita bernama Deudeuh Alifi Syahrin alias Tata alias Empi (27).
Ibu satu anak itu ditemukan tewas tanpa busana di tempat kos di daerah Tebet.
Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Herry Heryawan, mengatakan pihaknya berhasil meringkus tersangka di wilayah Bogor, Jawa Barat pada Rabu (15/4/2015) dini hari.