Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Orang Dewasa Sebaiknya Sikat Gigi dengan Sikat Gigi Bayi, Ini Sebabnya

Memiliki gigi putih berkilau tentu menjadi idaman semua orang.Namun gaya hidup yang dijalani sehari-hari seringkali membuat warna gigi berubah.

Editor: Nani Rachmaini

TRIBUNJAMBI.COM - Memiliki gigi putih berkilau tentu menjadi idaman semua orang.Namun gaya hidup yang dijalani sehari-hari seringkali membuat warna gigi berubah. Mengonsumsi kopi, teh, merokok, obat antibiotik, atau makanan lain, kerap membuat warna gigi tampak menjadi lebih kuning.

Tak heran bila untuk mendapatkan gigi putih banyak orang rela keluar uang lebih banyak. Misalnya, dulu orang biasa melakukan tindakan pemutihan gigi geligi dengan cara bleaching . Namun menurut drg Hilly Gayatri, DDS, saat ini bleaching gigi sudah tidak direkomendasikan lagi oleh para dokter gigi.

"Tapi sekarang ada cara memutihkan gigi dengan obat yang sudah dijual bebas di apotik-apotik modern, lengkap dengan alat dan cara penggunaannya. Aman digunakan sendiri di rumah, asalkan mengikuti petunjuknya dengan betul dan tepat," papar Hilly.

Selain itu, untuk menjaga warna gigi tetap putih, Hilly mengatakan, kini sudah semakin banyak pasta gigi yang menawarkan kandungan untuk memberi efek gigi lebih putih. "Sekarang enggak perlu lagi khawatir minum kopi, teh, atau makan makanan tertentu. Setelah makan atau minum, bisa langsung gosok gigi," saran Hilly.

Lebih jauh Hilly mengatakan, untuk menjaga agar warna gigi tetap putih dan napas tetap segar, tidak masalah menggosok gigi berkali-kali setelah makan atau minum. "Wajarnya memang dua kali, tapi lebih dari dua kali juga tak masalah. Asalkan cara menyikatnya yang bijaksana."

Menyikat gigi yang bijaksana, kata Hilly, dilakukan tidak dengan cara yang kasar dan terburu-buru. Selain pasta gigi, penggunaan sikat gigi juga perlu diperhatikan. Ia menyarankan agar menggosok gigi dengan sikat yang berbulu lembut dan berkepala membulat. Bahkan, menurut Hilly, orang dewasa sebaiknya gosok gigi dengan sikat gigi bayi.

"Selain bulunya lembut, kepalanya juga kecil, sehingga bisa menyentuh gigi bagian terdalam mulut. Cara menggosoknya pun tidak digosok kasar, cukup perlahan saja ke arah luar agar bakteri tidak masuk lebih dalam ke dalam gusi. Dan lamanya menyikatgigi berkisar antara 10-15 menit saja."

Jika dirasa masih ada sisa makanan yang menempel di gigi setelah menggosok gigi, Hilly menyarankan agar menggunakan benang gigi atau dental floss untuk membersihkan sela-sela gigi. "Benang gigi yang sangat tipis dapat melewati sela gigi yang rapat. Jadi sebaiknya jangan pakai tusuk gigi, karena bisa melukai gusi."

Selain itu, Hilly juga menyarankan, "Setiap malam usahakan jangan pernah melewatkan gosok gigi. Lalu setiap bangun tidur berkumur atau langsung minum air putih untuk menghilangkan rasa asam di rongga mulut, sebelum benar-benar gosok gigi. Cara ini akan membantu membuat warna gigi tetap putih dan napas selalu selalu segar."

Baiklah. Mulai sekarang, cobalah menggosok gigi dengan sikat gigi bayi . (Tabloidnova.com/Intan Y. Septiani)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved