Rabu, 8 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Usman Ermulan : Bukan ada Pengeboran Minyak di Sana

PetroChina sebagai perusahaan besar yang bergerak di bidang Migas Kabupaten Tanjung

Penulis: Awang Azhari | Editor: tribunjambi

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - PetroChina sebagai perusahaan besar yang bergerak di bidang Migas Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sejak tahun lalu sudah menganggarkan Rp 30 milyar dalam bentuk coorporate social responsibility (CSR), guna membuat jalan lajur dua sepanjang tiga kilometer di Pematang Lumut Kecamatan Betara.

Namun sayangnya rencana progres ini tak kunjung terealisasi sampai tahun ini, bukan karena uang tak cair namun warga yang memiliki tanah sepadan jalan tak ingin memberi hibah. Mereka bersikukuh meminta ganti rugi dengan jumlah yang dinilai Pemerintah Kabupaten tak logis.

Dan terakhir perusahaan mengeluarkan sebuah keputusan yang disebut mengacu ke regulasi perusahaan, bahwa di 2014 pembangunan ini harus terealisasi. Tak masalah walau nanti di ujung tahun dan pekerjaan berlanjut di 2015, yang penting tahun ini ada pelaksanaan.

Bupati Tanjab Barat, Usman Ermulan, tampak tak sabar rencana ini terealisasi agar masyarakat dapat segera menikmati. Namun bupati juga tak bisa menyembunyikan kekesalan kepada warga yang menolak memberikan lahan untuk pelebaran jalan.

Bahkan bupati memberi penegasan, bahwa jalan ini tetap harus direalisasikan tahun ini meski nanti posisi rencana awal akan diubah.

"Saya juga heran, di depan rumah kita jalan belobang, pemerintah mau bangun tapi diminta ganti rugi. Kalau memang sulit nian kita pindah saja (lokasi pebangunan jalan). Kita geser tak jauh dari sana," sebut Bupati, di ruang kerjanya beberapa hari lalu.

Sebenarnya lanjut Usman, program ini tujuannya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Kalau infrastruktur jalan bagus, ekonomi masyarakat akan meningkat. Bahkan ia yakin harga tanah masyarakat di lokasi yang jalannya dibangun akan sangat tinggi.

"Kegiatan ini untuk kepentingan masyarakat. Bukan ada pengeboranminyak di sana, kalau ada (sumur minyak) baru minta ganti rugi, ini kan untuk jalan untuk mereka, jalan masyarakat juga," pungkas Usman Ermulan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved