Senin, 1 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Harga Sawit

Harga Sawit di Tanjab Barat Naik Jadi Rp 2.970 per Kilogram, DPRD Minta PKS Diawasi

Harga TBS sawit di Tanjung Jabung Barat mulai naik menjadi Rp2.970 per kilogram, sementara DPRD meminta pemerintah mengawasi PKS.

Tayang:
Penulis: Sopianto | Editor: Heri Prihartono
TRIBUN JAMBI/ISTIMEWA/ist
HARGA SAWIT-Harga TBS sawit di Tanjung Jabung Barat mulai naik menjadi Rp2.970 per kilogram, sementara DPRD meminta pemerintah mengawasi PKS agar tidak memainkan harga petani. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat mulai mengalami kenaikan setelah sebelumnya sempat anjlok.

Sebelumnya, harga TBS di tingkat petani pada 22 Mei 2026 berada di kisaran Rp1.000 per kilogram. Namun, per 31 Mei 2026 harga telah meningkat menjadi Rp2.970 per kilogram.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjung Jabung Barat, Endri Avian, meminta pemerintah daerah tetap melakukan pengawasan serta memberikan peringatan kepada perusahaan agar tidak bermain dalam penentuan harga.

Ia menilai, ketimpangan harga yang terjadi pada penurunan sebelumnya diduga merupakan tindakan yang tidak wajar dari sebagian perusahaan.

"Kami meminta Pemda melalui dinas terkait tidak tinggal diam. Harus ada tindakan tegas terhadap PKS yang dinilai nakal dan sengaja memainkan harga pembelian TBS di bawah kewajaran atau ketentuan yang berlaku," tegas Endri Avian.

Menurutnya, praktik penetapan harga yang terlalu rendah sangat merugikan petani sawit yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.

Endri juga menekankan bahwa keberadaan peraturan daerah maupun peraturan gubernur terkait penetapan harga dasar TBS harus ditegakkan.

Pemerintah harus memastikan harga yang dibayarkan perusahaan sesuai dengan standar sehingga hak dan kesejahteraan petani tetap terjaga.

"Jangan sampai kebijakan yang dibuat untuk melindungi petani justru diabaikan oleh perusahaan. Jika ada pelanggaran, sanksi tegas harus diberlakukan, mulai dari peringatan hingga pencabutan izin usaha," tambahnya.

Sementara itu, fluktuasi harga TBS sebelumnya diduga dipengaruhi oleh perubahan harga minyak sawit di pasar nasional maupun internasional, serta faktor kualitas buah dan ketersediaan pasokan.

Para petani berharap ada campur tangan pemerintah agar harga tetap stabil dan menguntungkan. (*)

(Sopianto/Tribunjambi)

Baca juga: Harga Sawit di Batang Hari Mulai Naik, TBS Pabrik Dekati Rp3.000 per Kilogram

Baca juga: Warning PKS Mainkan Harga TBS, Bupati BBS Ancam Cabut Izin Operasional

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved