Jelang Pengumuman Kabinet
Ignatius Jonan Dinilai Masih "Bersih" untuk Jadi Menteri Perhubungan
Pengamat Politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti melihat Ignatius Jonan sampai saat ini belum ada masalah.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pengamat Politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti melihat Ignatius Jonan merupakan seseorang yang sampai saat ini belum ada masalah. Karenanya, Ray menyambut positif jika Jonan menjadi Menteri Perhubungan.
"Dia kan masuk namanya dari awal sampai sekarang yang kemungkinan besar jadi Menhub. Saya lihat dia belum ada nilai negatifnya sampai sekarang," tutur Ray di salah satu rumah makan Tebet, Jakarta, Minggu (26/10/2014).
Ray juga menilai, sejak namanya muncul di media massa sebagai kandidat menteri perhubungan, belum ada reaksi masyarakat yang menyorotinya dari sisi negatifnya.
"Kalau tidak ada reaksi, ya berarti dia (Jonan) di terima. Saya juga melihatnya pantas. Ini ibarat dia naik kelas, dari mengurusi kereta api saja, sekarang keseluruhan transportasi, darat, laut dan udara," tuturnya.
Untuk diketahui, Jonan yang lahir di Singapura pada 21 Juni 1963, saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT KAI sejak 25 Februari 2009. Jonan pun merupakan lulusan Universitas Airlangga jurusan Akuntasi.