Nurul Arifin: Saya Siap Jika Itu Keputusan Partai
TRIBUNJAMBI.COM, DEPOK - Setelah berhasil memenangkan opsi Pilkada melalui DPRD dalam UU Pilkada yang disahkan DPR RI
TRIBUNJAMBI.COM, DEPOK - Setelah berhasil memenangkan opsi Pilkada melalui DPRD dalam UU Pilkada yang disahkan DPR RI beberapa waktu lalu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Nurul Arifinmengaku enggan mengomentari apakah dengan UU Pilkada ini peluangnya menjadi Calon Wali Kota Depok menguat atau terbuka lebar.
"Tidak minat lagi saya mengomentari soal itu (pencalonan Wali KotaDepok-Red)," kata Nurul Arifin saat ditanya Warta Kota, mengenai peluangnya menjadi Wali Kota Depok dengan UU Pilkada ini.
Nurul mengaku enggan menjelaskan lebih jauh alasannya, mengapa ia enggan mengomentari soal peluangnya maju menjadi Wali Kota Depokterkait dengan disahkannya UU Pilkada baru ini. "Saya tak mau komentar soal itu, mas" katanya.
Sebelumnya, Nurul mengaku siap menjadi calon Wali Kota Depokdalam Pilkada tahun 2015 mendatang. Ia mengaku bercita-cita membangun Kota Depok, dimana selama ini menjadi kota tempat dirinya tinggal dan menetap.
Bahkan Nurul mengakui banyak menerima usulan dan permintaan dari beberapa kelompok masyarakat dan tokoh masyarakat Kota Depok, agar dirinya maju menjadi calon Wali Kota Depok dalam Pilkada KotaDepok tahun 2015.
Namun Nurul menyerahkan semuanya kepada otoritas Partai Golkar, yakni yang berwenang mengusung siapa calon yang maju dalam Pilkada Depok tahun 2015. "Yang terpenting, saya siap jika memang itu sudah merupakan suatu keputusan partai," kata Nurul Arifin waktu itu.
Karenanya Nurul meminta semua pihak yang berharap dirinya maju, mau menunggu keputusan Partai Golkar.
Menurutnya kandidat kepala daerah termasuk calon Wali Kota Depokyang maju dari Partai Golkar, harus tunduk sesuai mekanisme partai.
"Calon akan ditentukan atau diputuskan oleh DPP Partai Golkar. Jadi DPP Partai Golkar yang memutuskan siapa calonnya," kata Nurul.
Nurul menyatakan pada tahun 2011 lalu, dirinya mengaku lebih tertarik menjadi calon Wali Kota Depok dibandingkan menjadi Gubernur Jawa Barat.
"Saya gak ingin maju sebagai calon Gubernur Jabar. Mungkin kalau pun saya mau paling jadi Wali Kota Depok," katanya.
Menurutnya membangun Kota Depok sebagai salah satu wilayah di Provinsi Jawa Barat yang merupakan daerah penyangga ibu kota DKI Jakarta, agar menjadi lebih baik adalah cita-cita lamanya.
"Cita-cita saya memang ingin membangun Kota Depok, sebagai salah satu kota metropolis yang ideal, dan sama majunya dengan kota besar lainnya," kata Nurul.