Kamis, 9 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Pengeroyokan

Sopir Mobil Kebersihan yang Jadi Korban Pengeroyokan

Sopir Mobil Kebersihan yang Jadi Korban Pengeroyokan

Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: Deddy Rachmawan

Laporan wartawan Tribun Jambi, Jaka HB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Muhammad, sopir dari truk Dinas Kebersihan jadi korban pengeroyokan. Itu terjadi saat ia akan pulang ke rumahnya pada pukul 17.30. Setibanya di sekitaran Rajawali RT 1 di tengah jalan banyak anak-anak muda yang bermain bola di tengah jalan.

"Biasanya nggak dihadang motor, lewat saja dan mereka ngasih jalan," katanya.

Namun ia yang kerap dipanggil Mamat ini tiba-tiba dipaksa keluar. Pintu mobil pun dibuka paksa dan Mamat ditarik dari luar yang setahunya juga warga sekitar.
Ia ditarik, partner kerjanya pin membantu menariknya agar tak keluar. Mamat lalu mengambil besi dengan tujuan setidaknya menakut-nakuti mereka.

"Pake besi untuk latihan tangan iti, maunya paling nakut-nakutin," katanya.

Namun pelaku yang tadinya menarik Mamat keluar lantas ingin merebut besi yang baru diambil. Mereka pun rebutan.
Namun untung tak dapat diraihm Mamat akhirnya berhasil dikeluarkan dan dipegang dari belakang. Ia dipukuli, kepalanya pun jadi sasaran.

"Kayaknya dipukul pake kayu dari belakang. Tadi sempat dapat sepuluh jahitan," ungkapnya kemudian menunjukkan bajunya yang disimpan dalam celana pendek yang lebar. Sudah diganti dengan kemeja merah lengan pendek.
Mamat pun bilang untung rumahnya dekat sekali dengan rumah sakit polisi. Sekira pukul 19.00 kepalanya sudah dijahit dan divisum ia langsung ke Polsek Jambi Timur.

Sedangkan kawannya juga turut dipukuli. "Tapi tak usah diperiksa," ungkap kawan mamat yang menggunakan training biru.

Namun keluarga dan teman dekat kawan Mamat yang berasal dari satu daerah datang ke polsek Jambi Timur. Meskipun begitu keluarga dan kawan-kawannya tetap ingin damai secara baik-baik meski pun ada beberapa yang lebih muda dan emosi meletup-letup.

Kompol Muhammad Zuhairi, kapolsek Jambi Timur meredakan hal tersebut dengan negosiasi bersama keluarga dan kawan-kawan korban.

Sampai saat ini pihak-pihak terkait masih dalam pemeriksaan. Karena pelaku pengeroyokan baru datang 4 jam setelahnya. Motif pengeroyokan sampai saat ini belum diketahui.

Saat ini Polsek Jambi Timur sedang dijaga dengan ketat oleh Sabhara. Warga sekitar pun banyak yang keluar rumah untuk memastikan apa yang terjadi, pasca keributan oknum polisi yang mengucapkan kata-kata tak sopan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved