Breaking News:

Jurnalis Amerika: Dolly Memang Wow

Rencana penutupan Dolly-Jarak menarik perhatian media internasional.

Editor: Deddy Rachmawan

TRIBUNJAMBI.COM, SURABAYA - Rencana penutupan Dolly-Jarak menarik perhatian media internasional.

Mereka penasaran dengan popularitas lokalisasi yang diklaim terbesar se-Asia Tenggara itu.

Milos Joconivich sibuk mempersiapkan kamera digital SLR-nya. Dia menambahkan berbagai asesoris seperti microphone dan monopod.

Meski fungsi utamanya bukan untuk merekam gambar, hasil rekaman Milos tidak kalah dengan kamera

Fotografer asal Bosnia Herzegovina itu sesekali harus menghalau anak-anak yang mencoba menyentuh peralatannya. Tentu dengan senyum yang mengembang.

Dia ingin mewawancarai seorang ketua RT di kawasan Dolly, Ridwan namanya.

“Saya ingin wawancara langsung dengan warga yang setuju dengan penutupan. Jadi, supaya bisa berimbang,” ujarnya Selasa (17/6/2014).

Untuk mencari Ridwan, Milos harus blusukan dari gang ke gang di kawasan Dolly.

Dia mendapat nama Ridwan dari seorang wartawan lokal. Tak mudah mewawancarai narasumber seperti Ridwan.

Jarang sekali ada warga berani tampil di hadapan media menyuarakan statemen berbeda dengan para pekerja lokalisasi.

Halaman
12
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved