Essy Ngeluh Ongkos Travel Naik Rp 15ribu
Pasca diumumkannya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tarif angkutan pun mulai berubah
Penulis: rida | Editor: Suang Sitanggang
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rida Efriani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pasca diumumkannya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tarif angkutan pun mulai berubah.
Essy, pegawai Bank BUMN di Nipah Panjang mengaku terkejut dengan kenaikan tarif angkutan travel yang biasa ditumpanginya tiap seminggu sekali.
"Saya pulang terus ke Kota Jambi seminggu sekali. Biasa ongkos Rp 50 ribu, sekarang sudah Rp 65 ribu. Lumayan juga kan naiknya," ungkapnya kepada tribunjambi.com, Minggu (23/6).
Kenaikan 30 persen ini menurutnya cukup mempengaruhi pengeluarannya per minggu. Namun ia juga mengerti karena BBM yang sudah naik. "Gaji kita gak naik-naik. Tapi ongkos naik. Cuma mau gimana lagi. BBM memang naik," keluhnya.
Hal senada juga diungkapkan Siti, pegawai Bank BUMN lainnya di Tungkal. Ia juga mengeluhkan kenaikan ongkos travel yang mencapai 30 persen tersebut.
"Saya belum setahun bekerja. Masih outsourching. Ongkos Rp 35ribu kemarin saja saya harus berhemat pulang dua minggu sekali. Kalau naik begini, bisa sebulan sekali saya pulang," tandasnya. (*)