Pak RT Keceplosan Sebut 'Hanya Mencium' Ungkap Pelaku Pencabulan Bocah 5 Tahun
Dugaan pencabulan yang dilakukan ketua RT terbongkar saat pria itu keceplosan hanya mencium bocah 5 tahun itu.
TRIBUNJAMBI.COM - Kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur yang dilakukan ketua RT terbongkar.
Dugaan pencabulan yang dilakukan ketua RT terbongkar saat pria itu keceplosan hanya mencium bocah 5 tahun itu.
Terjadi kasus pencabulan bocah 5 tahun itu terjadi di Rusun Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur.
Baca: Aktris Film Dewasa Jepang Meninggal saat Syuting, Ternyata Adegan yang Tidak Biasa Ini Penyebabnya
Baca: SADIS - Nenek 60 Tahun di Lampung Diperkosa dan Dibunuh, 6 Tahun Buron Pelaku Dibekuk Polisi
Baca: Masa Depan FPI Belum Jelas, Jokowi Sebut Izin Sebagai Ormas Mungkin Tak Diperpanjang
Seorang bocah 5 tahun berinisial P menjadi korban perbuatan bejad yang dilakukan oleh Ketua RT.
Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Jatinegara Barat,
Dwiyanti Chotifah menceritakan kasus tersebut terjadi sekira bulan Mei lalu, di ruang janitor lantai 7, tower AKala itu, P mengeluh merasakan nyeri saat buang air kecil.
"Anaknya ini ngadu sama orang tuanya, katanya kalau pipis sakit. Terus sepertinya orang tua si anak menduga kalau P jadi korban pencabulan," kata Dwiyanti saat dikonfirmasi Warta Kota, Minggu (28/7/2019).
Baca: Bungkus ! Sejumlah Nama Menteri Jokowi 2019-2024, Masuk Kabinet Kerja Menteri Periode 2019-2024
Baca: Detik-detik Aksi Heroik Satgas Tinombala Selamatkan Ibu Melahirkan, Waktu Tak Lebih dari 6 Jam
Baca: Kadis PU Koordinasi dengan BPCB Jambi, Soal Pembangunan Akses Keluar Masuk Komplek Candi Muarojambi
Orang tua korban didampingi beberapa orang sekuriti mengadukan hal itu kepada Ketua RT berinisial K.
Lalu, secara tak sengaja, Ketua RT yang juga merupakan pelaku pencabulan malah membuka aibnya sendiri.
Dwiyanti mengatakan, awalnya ibu korban melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT.
Katanya, anak dia sepertinya jadi korban pencabulan.
Baca: Pria Ini Diduga Bunuh dan Makan Organ Dalam Mantan Kekasihnya, Polisi Temukan Piring Berdarah
Baca: SEDANG TAYANG, Live Streaming Laga Semen Padang vs Persebaya, Menanti Kebangkitan Kabau Sirah
Baca: Jelang Peringatan 17 Agustus, Tidak Ada tanda-tanda Aktivitas Paskibraka di Muara Bulian
"Enggak tahunya Pak RT itu sendiri keceplosan. Katanya, 'enggak kok, saya hanya cium-cium saja', jadi dia secara enggak sadar buka aibnya sendiri dan ketahuan lah kalau dia pelakunya," ungkap Dwiyanti.
Ayah korban langusng naik pitam dan hendak memukul kepala Pak RT menggunakan helm.
Namun, upayanya digagalkan oleh petugas keamanan.
Guna mengecek kebenaran hal itu, petugas sekuriti menyarankan agar Ayah korban membawa serta anaknya menemui pelaku.