PENELITIAN BARU- Sering Menatap Ponsel Sambil Membungkuk Akan Mengubah Kerangka Tengkorak Manusia
Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan menatap layar ponsel sambil membungkuk. ini akan mengubah tulang Anda seperti yang dikemukakan oleh ilmuwan
Penulis: Heri Prihartono | Editor:
TRIBUNJAMBI.COM - Sebagian besar orang seringkali menatap layar ponsel sambil membungkuk.
Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan menatap layar ponsel sambil membungkuk. ini mungkin akan mengubah kerangka tengkorak manusia seperti yang dikemukakan oleh ilmuwan.
Melansir Daily Mail pada Jumat (14/6/2019), para peneliti menyebutkan bahwa banyak orang memiliki pertumbuhan yang disebut tonjolan oksipital eksternal di pangkal tengkorak manusia.
Baca: FAKTA Limbad Bergelar Professor & DR HC, Kuasai 3 Bahasa Meski Jarang Bicara, Ini Buktinya
Baca: Tak Hanya Membunuh, Edi Juga Kuras Barang Milik Mantan Istri
Hal itu dibahas untuk pertama kalinya pada tahun 1800-an. Orang muda konon akan mengembangkannya lebih cepat dan penelitian menunjukan benjolan paling umum di antara anak 18 tahun hingga 30 tahun.
Penelitian ini disebutkan oleh University of The Shunshine Coast di Quensland, Australia telah melakukan penelitian pada fenomena tersebut.
Mereka memindai lebih dari seribu tengkorak manusia dengan usia 18 hingga 86 tahun menurut laporan BBC.
Peneliti utama, Dr David Sharar, mengatakan kepada BBC, "saya telah menjadi dokter selama 20 tahun dan hanya dalam dekade terakhir, saya menemukan pasien dengan pertumbuhan di tengkorak.
Sharar mengatakan lonjakan tulang muncul dalam jumlah waktu yang dihabiskan kaum muda untuk menatap layar ponsel ke bawah.
Baca: Ternyata Teh Bercampur Susu Membahayakan Kesehatan, Seperti Kecemasan Ekstrem dan Keguguran!
Baca: FAKTA Terbaru, Norman Kamaru Ungkap Alasan Berhenti Jadi Polisi, 3 Kali Sidang hingga Dipecat
Berjam-jam yang dihabiskan untuk menggulirkan ponsel cerdas, tablet dan laptop, bisa membuat perubahan pada bagian tubuh.
Secara khusus otot-otot yang menghubungkan leher, ke bagian belakang kepala terlalu sering digunakan karena mereka berusaha menahan tengkorak.
Menanggapi otot-otot menjadi lebih besar, dan kuat kata Sharar, menyarankan kerangka tumbuh lapisan tulang baru untuk memperkuat dan memperluas area.
Rata-rata pertumbuhannya memiliki ukuran 2,6cm menurut para ilmuwan, secara signifikan lebih besar dari rata-rata tahun 1996.
Baca: Profesor Australia Protes ke Kubu Prabowo-Sandi di MK yang Kutip Artikelnya Jokowi Neo Orde Baru
Baca: Berapa Harga Sepeda Lipat Sandiaga Uno yang Dibawa Saat Berkeliling ke Hambalang Bogor
Rata-rata orang akan memeriksa ponsel mereka setiap 12 detik, statistik yang menggangu dari regulator komunikasi Ofcom terungkap.
"Gangguan muskuloskeletal terkait dengan postur tubuh yang buruk saat menggunakan komputer dan tablet telah diselidiki secara luas dan diidentifikasi sebagai faktor risiko untuk pengembangan gejala terkait di leher, bahu dan lengan bawah," kata Dr Sharar.
Dr Shahar mengatakan bahwa, meskipun benjolan tulang tidak mungkin menyebabkan efek merusak sendiri, mereka mungkin tidak pernah hilang.