Sikap Tak Terduga Gatot Nurmantyo, Ketiga Seniornya Jadi Tersangka Dugaan Makar: Ini Menyakitkan!
Gatot megungkapkan, separuh kehidupan Kivlan Zen, Soenarko, dan Sofyan Jacob sebelumnya untuk mengabdi kepada bangsa.
Sikap Tak Terduga Gatot Nurmantyo, Ketiga Seniornya Jadi Tersangka Dugaan Makar: Ini Menyakitkan!
TRIBUNJAMBI.COM - Rasa kekecewaan diakui oleh Mantan Panglima TNI (Purn) Gatot Nurmantyo terhadap ketiga seniornya yang menjadi tersangka dugaan makar dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta.
Sebelumnya, ketiga tokoh yang menjadi tersanga tersebut diantaranya mantan Staf Kepala Kostrad Mayjen (purn) Kivlan Zen, mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) Mochammad Sofyan Jacob.
Melalui acara 'Kabar Petang' di tvOne, Gatot menjelaskan bahwa ketiganya merupakan seniornya yang memiliki dedikasi tinggi untuk negara, Selasa (11/6/2019).
"Mereka adalah orang-orang yang punya dedikasi," sambungnya.
Gatot megungkapkan, separuh kehidupan Kivlan Zen, Soenarko, dan Sofyan Jacob sebelumnya untuk mengabdi kepada bangsa.
Baca: Laporkan Ifan Seventeen ke Polisi, Suami Citra Monica Bawa Hasil Visum, Ternyata Bukan Orang Biasa!
Baca: Ketahuan Ngintip di Kamar Mandi Kos, Terpeleset Jatuh, Driver Ojol Malah Tikam Korbannya.
Baca: Nasib Pedagang Rujak Rp 60 Ribu Per Bungkus, Barang Lapaknya Dibuang ke Sungai hingga Diteror Orang!
Namun demikian, ia mengaku kecewa jika ketiganya sampai menjadi tersangka atas kasus dugaan makar.
Menurutnya, mendengar kabar tersebut terasa menyakitkan bagi seorang patriot.
"Sebagian hidupnya disumbangkan untuk negara," ungkap Gatot.
"Tiba-tiba hanya karena komunikasi nah ini dikatakan makar."
"Ini kan bagi seorang patriot sangat menyakitkan sekali."
"Makar kan mengkhianati negara, padahal dia membela mati-matian seumur hidupnya untuk negara, ini yang sangat menyakitkan."
"Maka selalu didiskusikan karena sangat menyakitkan gitu lo," tandasnya.
Baca: Kompi C Dikepung Peluru Sniper, Pertempuran Tak Terduga Gabungan Pasukan Elite TNI 1999
Baca: Prabowo Perintahkan 5 Imbauan Ini ke Pendukungnya Jelang Sidang Sengketa Pilpres: Jangan Pergi ke MK
Baca: Hanya Tiga Personil Kopassus Untuk Habisi Sarang Musuh, Gatot Nurmantyo Singgung Operasi Sandi Yudha
Di kesempatan yang sama, sebelumnya Gatot juga mengatakan jangan sampai ada pihak yang mendiskreditkan institusi tertentu dalam menanggapi kasus tersebut.
"Saya melihatnya, tolong dalam kasus-kasus semacam ini, kita seharusnya memerlukan persatuan dan kesatuan," jelas Gatot.