Puluhan Warga Tanjab Timur Terserang Gatal, Diduga Akibat Air Sungai Tercemar
Penyakit gatal menyerang beberapa masyarakat di Kecamatan Nipah Panjang bahkan satu bulan terakhir.
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Penyakit gatal menyerang beberapa masyarakat di Kecamatan Nipah Panjang bahkan satu bulan terakhir. Diduga akibat diduga air yang tercemar.
Banyak warga di Kecamatan Nipah Panjang 1 dan 2 Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengeluh kulit gatal, merah-merah dan bengkak.
H. Hamka, warga Nipah Panjang 2 mengaku sudah sepekan menderita gatal dan baru mengalaminya pertama kali selama tinggal di Nipah Panjang.
Banyak masyarakat lainnya yang mengalami hal serupa, bahkan sudah sebulan lalu.
“Awalnya muncul gatal pada bagian leher kemudian memerah dan membengkak, hingga menjalar ke seluruh bagian tubuh. Hampir menyerupai penyakit cacar atau masyarakat kenal dengan jenis kaligato (ulat bulu),” ujarnya kepada Tribunjambi.com.
Baca: Ini Besaran Zakat Fitrah yang Ditetapkan Kemenag, MUI dan Pemkab Batanghari
Baca: VIDEO: Ustaz Arifin Ilham Meninggal di Malaysia, Ucapan Bela Sungkawa Banjir di Media Sosial
Baca: Sidak di Pasar Muara Sabak Barat, Satgas Pangan Tanjab Timur Temukan Penjual Daging Salahi Prosedur
Baca: Warga Patunas Jambi Kesal Tak Dapat Sembako Murah Meski Punya Kupon, Lurah: Kita Takut Dimakan Tikus
Baca: Satgas Pangan Tanjab Timur Temukan Susu Kedaluarsa di Pasar, BPOM Uji Bahan Jajanan Takjil
Terkait penyakit yang belum diketahui pasti penyebabnya tersebut, dirinya sudah memeriksakan ke dokter. Menurut keterangan dokter, gatal-gatal tersebut dipengaruhi faktor air sungai yang kurang bagus saat digunakan untuk mandi.
“Kalo kata dokter faktor air sungai yang kurang baik. Soalnya kita warga pesisir mandi menggunakan air sungai, bahkan bukan hanya warga dokter yang memeriksa saya juga kena,” jelasnya.
Penyakit tersebut semakin parah jika kondisi tubuh berkeringat dan malam hari. Dokter menyarankan agar mandi bilas dengan air hujan.
Hingga kini pihak pemda maupun dinas kesehatan belum ada yang turun untuk mengecek penyeban gatal yang terjadi di Nipah Panjang.