Berita Nasional

Buaya 7 Meter Terkam Pencari Ikan dan Hilang Selama 4 Hari, Kini Ditemukan Jasadnya Tercabik-cabik

Buaya 7 Meter Terkam Pencari Ikan dan Hilang Selama 4 Hari, Kini Ditemukan Jasadnya Tercabik-cabik

Editor: Andreas Eko Prasetyo
pixabay.com
Ilustrasi. Buaya tua 

Buaya 7 Meter Terkam Pencari Ikan dan Hilang Selama 4 Hari, Kini Ditemukan Jasadnya Tercabik-cabik

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKA - Sudah ditemukan jasad pencari ikan bernama Mahrom (33) di sungai Empek, Dusun Pasir Putih Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (14/5/2019) sejak dinyatakan hilang sejak Jumat (10/5/2019).

Saat ditemukan, ada banyak luka seperti gigitan binatang buas di sejumlah bagian tubuh Mahrom.

Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan. 

Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Bedengung Abdul Roni kepada bangkapos.com mengatakan Mahrom ditemukan sudah tak bernyawa.

Tubuhnya penuh luka tercabik-cabik

Pencarian korban kata Roni dilakukan secara berkelanjutan dan bersama-sama oleh kepolisian, bhabinsa SAR dan masyarakat hingga proses evakuasi.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan tubuhnya dipenuhi luka cabik yang diduga akibat serangan buaya yang memangsanya. Saat ini proses evakuasi masih berlangsung," kata Roni.

Baca Juga:

Begini Nasib Rumah SBY Hadiah dari Pemerintah saat Ditinggal ke Singapura Rawat Ani Yudhoyono

MENGEJUTKAN Tersangka Korupsi Rp 4,8 Miliar Meraih Suara Terbanyak di Pileg 2019, Kasus Dugaan Suap

Teater Tonggak Gelar Zikir Penyair, Pertunjukan Seni, Baca Puisi, dan Musikalisasi Puisi

Selain itu, bangkapos.com juga sudah merangkum sejumlah fakta menarik dari proses evakuasi, pencarian hingga detik-detik kejadian.

Posko Darurat

Pencarian Mahrom dilakukan 24 jam selama beberapa hari setelah kejadian. 

Tim gabungan mendirikan bangunan di sepanjang aliran sungai Empek sejak, Jumat (10/5/2019).

Tenda itu dibangun tim menggunakan peralatan seadanya.

Selain tenda darurat, tim sar juga mendirikan posko darurat guna memudahkan pencarian korban.

"Alhamdullah rasa kesetiakawanan masyarakat dan tim cukup tinggi. Mereka tak mengenal lelah dan terus melakukan pencarian sebelum tubuh Mahrom ditemukan," Jelas Roni.

Baca: Promo Ramadhan di Matahari Lippo Plaza Jambi, Beli 3 Hemat 40 Persen

Tolak Autopsi

Setelah dievakuasi, Jenazah Mahrom (33) korban serangan buaya di Sungai Empek, Dusun Pasir Putih Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, langsung dibawa ke rumah duka, Selasa (14/5/2019)

Kapolsek Payung IPTU Efriansyah mengatakan jasad Mahrom yang telah ditemukan kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan. 

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved