Penyakit di Musim Kemarau
Waspadai 4 Penyakit Ini Selama Musim Kemarau, Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Waspadai 4 Penyakit Ini Selama Musim Kemarau, Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Deni Satria Budi
Waspadai 4 Penyakit Ini Selama Musim Kemarau, Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Saat musim kemarau yang panas seperti sekarang ini, daya tahan tubuh cenderung menurun.
Selain itu, udara kering, sumber air berkurang, banyak lalat dan debu membuat orang mudah terserang beberapa penyakit.
Setidaknya ada 4 penyakit yang perlu diwaspadai saat musim kemarau.
Baca: BMKG Imbau Warga Waspada Udara Kering Menjelang Musim Kemarau, Berpotensi Kebakaran Hutan
Baca: Bank Indonesia Siap Layani Penukaran Uang, Ini Jadwal Kas Keliling Bagi yang Ingin Menukar Uang
Baca: Caleg Partai Amanat Nasional Laporkan KPU dan Bawaslu Bungo Beserta PPK nya
Kepala Dinas Kesehatan Batanghari dr Elfie Yennie, mengatakan, dua diantara penyakit yang kerap menyerang saat musim kemarau yakni Malaria, Diare, heat stroke dan dehidrasi.
Dijelaskannya, penyakit Malaria disebabkan karena parasit yang ditularkan dari nyamuk Anopheles.
Dimana populasi nyamuk tersebut dapat berkembang di daerah kering seperti wilayah Kabupaten Batanghari
"Daerah kita ini merupakan daerah endemis malaria. Artinya masih sangat rentan terhadap penyakit malaria," katanya saat dikonfirmasi, Senin (13/5/2019).
Baca: Eggi Sudjana Ucapkan Terimakasih Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Makar Terkait Seruan People Power
Baca: VIDEO: Jadwal Hari ke-9 Ramadan 2019 / 1440 H Imsak dan Buka Puasa Jambi, Selasa 14 Mei 2019
Baca: 2 Area di Muarojambi Ini Disebut Area Blank Spot Seluler alias tak Ada Sinyal, Ini Kata Diskominfo
Selain itu, penyakit diare, kata Elfie, biasanya diakibatkan oleh kekurangan sumber air bersih seperti sumur yang mengering. Sehingga masyarakat terpaksa menggunakan air Sungai Batanghari yang notabene tak layak untuk digunakan.
"Inilah yang menyebabkan penyakit diare karena dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Sementara dua penyakit lainnya yakni heat stroke (pingsan) dan dehidrasi perlu penanganan medis.
"Untuk dehidrasi ini juga bisa menimbulkan kematian. Akan tetapi dehidrasi ada yang ringan sedang dan berat. Yang berat tadi bisa menyebabkan kematian," tambahnya.
Ia menghimbau kepada masyarakat di Kabupaten Batanghari untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat musim kemarau seperti yang dirasakan saat ini.
"Sebelumnya di awal tahun, kita rentan terhadap demam berdarah karena memang menghadapi musim penghujan. Untuk sekarang baiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk menghindari empat penyakit tadi," jelasnya.
Waspadai 4 Penyakit Ini Selama Musim Kemarau, Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan (Rian Aidilfi/Tribun Jambi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20150919_sawah-kering-kemarau_20150919_164531.jpg)