Ramadhan 2019

Hukum & Dalil Menelan Air Liur saat Puasa Ramadhan, Batal, Makruf atau Nggak?

Tapi bagaimana jika ini terjadi dan tertelan saat puasa Ramadhan atau Ramadan? Apa hukum dan dalilnya?

Hukum & Dalil Menelan Air Liur saat Puasa Ramadhan, Batal, Makruf atau Nggak?
123rf.com
Hukum & Dalil Menelan Air Liur saat Puasa Ramadhan, Batal, Makruf atau Nggak? 

Hukum & Dalil Menelan Air Liur saat Puasa Ramadhan, Batal, Makruf atau Nggak?

TRIBUNJAMBI.COM - Keluarnya air liur, dahak, ludah dan semacamnya, adalah satu hal yang biasa bagi manusia karena merupakan bagian metabolisme dalam tubuh.

Tapi bagaimana jika ini terjadi dan tertelan saat puasa Ramadhan atau Ramadan?

Apa hukum dan dalilnya?

Baca: Pernah Berseberangan, Ustaz Abdul Somad dan Yusuf Mansur Sepanggung di Senayan

Baca: Rincian THR yang Bakal Diterima Pimpinan & Pegawai Non-PNS di Lembaga Non-Struktural

Baca: Nasehat Quraish Shihab Untuk Najwa Shihab, Singgung Soal Anak, Viral di Facebook

Apa hal tersebut membatalkan puasa yang kita kerjakan, makruh, atau tidak? Baca ulasan berikut dikutip Tribunjambi.com dari www.nu.or.id.

Tubuh manusia dibagi menjadi dua bagian. Bagian luar dan bagian dalam.

Masing-masing mempunyai tempat dan klasifikasinya tersendiri.

Seperti orang yang sedang melakukan shalat, misalnya.

Batas tubuh orang shalat yang dianggap luar adalah yang berada di luar tenggorokan, tepatnya pada makhraj ‘ha’.

Apabila ada orang shalat, di dalam mulutnya terdapat sisa makanan, belum sampai ditelan melampaui tengah tenggorokan, shalatnya orang yang seperti demikian tidak batal karena makanan masih pada batasan luar tubuh.

Ilustrasi wudhu
Ilustrasi wudhu (Instagram @pena_kebaikan)
Halaman
123
Editor: suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved